JCCNetwork.id- Harga sejumlah komoditas pangan di pasar eceran nasional masih menunjukkan angka yang cukup tinggi. Berdasarkan pemantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia (BI), harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp125.000 per kilogram (kg), sementara telur ayam ras berada di angka Rp29.500 per kg.
Data PIHPS yang diperbarui pada Kamis pukul 08.08 WIB menunjukkan, tingginya harga sejumlah komoditas pangan tidak hanya terjadi pada kelompok cabai. Beberapa kebutuhan pokok lainnya, termasuk bawang merah, bawang putih, beras, daging, gula pasir, hingga minyak goreng juga tercatat dengan harga yang bervariasi di tingkat pedagang eceran.
Untuk komoditas hortikultura, harga bawang merah dan bawang putih masing-masing berada di angka Rp40.000 per kg. Sementara itu, kelompok cabai mencatatkan harga yang relatif tinggi dibandingkan sejumlah komoditas pangan lainnya.
PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp100.000 per kg. Angka yang sama juga berlaku untuk cabai merah keriting dan cabai rawit hijau yang masing-masing dipasarkan dengan harga Rp100.000 per kg.
Adapun cabai rawit merah menjadi komoditas dengan harga tertinggi dalam kelompok cabai, yakni mencapai Rp125.000 per kg. Kondisi tersebut membuat harga berbagai jenis cabai masih menjadi salah satu komponen pangan yang perlu mendapat perhatian dalam pemantauan harga kebutuhan masyarakat.
Di kelompok beras, PIHPS mencatat harga beras kualitas bawah I dan bawah II masing-masing sebesar Rp17.000 per kg. Sementara beras kualitas medium I dijual Rp16.000 per kg dan medium II mencapai Rp18.000 per kg.
Untuk kategori beras kualitas super, harga super I tercatat sebesar Rp18.000 per kg. Sedangkan beras kualitas super II berada di angka Rp17.000 per kg.
Perbedaan harga tersebut menunjukkan bahwa setiap kategori beras memiliki nilai jual yang bervariasi di tingkat pedagang eceran nasional. Masyarakat dapat menyesuaikan pilihan pembelian berdasarkan jenis dan kualitas beras yang dibutuhkan.
Sementara itu, pada kelompok komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar tercatat sebesar Rp48.000 per kg. Harga tersebut berada di bawah harga daging sapi yang masih dipasarkan dengan nilai lebih tinggi.
PIHPS mencatat daging sapi kualitas I mencapai Rp152.850 per kg. Adapun daging sapi kualitas II dijual dengan harga Rp144.050 per kg.
Untuk komoditas gula pasir, harga gula kualitas premium tercatat sebesar Rp20.000 per kg. Sedangkan gula pasir lokal berada di angka Rp19.600 per kg.
Selanjutnya, harga minyak goreng curah tercatat sebesar Rp20.350 per liter. Sementara minyak goreng kemasan bermerek I maupun bermerek II masing-masing dijual dengan harga Rp25.000 per liter.
Data PIHPS tersebut memberikan gambaran mengenai perkembangan harga berbagai kebutuhan pangan di tingkat konsumen. Informasi ini juga menjadi salah satu acuan untuk memantau pergerakan harga bahan pokok strategis di berbagai wilayah Indonesia.
Dengan sejumlah komoditas yang masih mencatatkan harga tinggi, terutama cabai dan daging sapi, perkembangan harga pangan nasional tetap menjadi perhatian masyarakat. Pemantauan secara berkala diperlukan untuk mengetahui perubahan harga serta kondisi pasokan kebutuhan pokok di pasar.
PIHPS Nasional yang dikelola Bank Indonesia menjadi salah satu sumber informasi bagi masyarakat untuk memperoleh gambaran harga komoditas pangan strategis di tingkat pedagang eceran.









