Jaksa Tolak Pledoi Nadiem di Sidang Korupsi Laptop

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Proses persidangan perkara dugaan korupsi pengadaan laptop di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus berlanjut. Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (9/6/2026), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyampaikan replik atau tanggapan atas nota pembelaan yang diajukan terdakwa mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim.

Agenda pembacaan replik tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pembuktian perkara yang menyita perhatian publik sejak pertama kali bergulir. Dalam persidangan, tim jaksa menyampaikan sejumlah argumentasi untuk menanggapi poin-poin pembelaan yang sebelumnya disampaikan oleh terdakwa bersama kuasa hukumnya.

- Advertisement -

Jaksa menilai seluruh unsur dakwaan yang disusun telah didukung alat bukti yang cukup dan diperkuat oleh keterangan para saksi maupun dokumen yang dihadirkan selama persidangan berlangsung. Oleh karena itu, jaksa meminta majelis hakim untuk mengesampingkan dalil-dalil yang diajukan dalam pledoi terdakwa.

Kasus ini berkaitan dengan program pengadaan perangkat laptop yang dilaksanakan Kemendikbudristek untuk mendukung digitalisasi pendidikan di berbagai daerah. Namun dalam pelaksanaannya, proyek tersebut diduga tidak berjalan sesuai ketentuan dan menimbulkan kerugian negara dalam jumlah signifikan.

Selama persidangan berlangsung, sejumlah saksi dari kalangan pejabat kementerian, pelaksana proyek, hingga pihak penyedia barang telah dimintai keterangan oleh majelis hakim. Keterangan para saksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembuktian yang digunakan untuk mengungkap dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan.

- Advertisement -

Sementara itu, pihak terdakwa sebelumnya menyatakan bahwa kebijakan pengadaan laptop dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan transformasi digital di sektor pendidikan, khususnya pada masa pemulihan pascapandemi. Tim penasihat hukum juga berpendapat bahwa kebijakan tersebut telah melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku.

Meski demikian, jaksa tetap berpendirian bahwa terdapat sejumlah pelanggaran dalam proses pengadaan yang berujung pada kerugian keuangan negara. Sikap tersebut kembali ditegaskan melalui replik yang dibacakan dalam persidangan terbaru.

Majelis hakim selanjutnya dijadwalkan memberikan kesempatan kepada pihak terdakwa untuk menyampaikan duplik atau tanggapan atas replik jaksa. Setelah seluruh tahapan tersebut rampung, persidangan akan memasuki agenda musyawarah majelis hakim sebelum pembacaan putusan.

Perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Kemendikbudristek menjadi salah satu kasus yang mendapat perhatian luas masyarakat karena menyangkut penggunaan anggaran negara dalam program pendidikan nasional. Putusan majelis hakim nantinya akan menjadi penentu akhir terhadap proses hukum yang telah berjalan selama beberapa bulan terakhir.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Jay Idzes Comeback, Sassuolo Takluk 2-4

JCCNetwork.id – Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali tampil penuh selama 90 menit bersama Sassuolo setelah pulih dari cedera.Namun, comeback pemain berusia 26 tahun...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER