Hadiri MUSRA, Jokowi: Pempimpin Harus Majukan Negara, Bukan Hanya Duduk di Istana

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– Presiden Jokowi hadir dalam Musyawarah Rakyat (MUSRA) di Istora Senayan, Jakarta Pusat, pada hari Minggu (14/5/2023). Dalam sambutannya, Presiden mengingat MUSRA yang pertama kali diadakan di Bandung pada bulan Agustus 2021, dan ingin mengetahui motivasi di balik pelaksanaan MUSRA di berbagai kota di Indonesia.

Presiden menghargai upaya relawan dalam merawat demokrasi di akar rumput, dan menyerap aspirasi rakyat. Jokowi juga menyadari bahwa rakyat ingin mencari calon presiden dan wakil presiden yang tepat, dan memilih berdasarkan suara rakyat, bukan suara elit.

- Advertisement -

“Saya tau saudara-saudara ingin menyerap aspirasi rakyat, ingin mencari menemukan capres dan cawapres yang tepat karena yang kita dengar adalah suara rakyat bukan suara elit,” kata Jokowi saat sambutan di MUSRA.

Presiden mengatakan bahwa Indonesia adalah Negara dan Bangsa yang besar, jadi rakyat membutuhkan pemimpin yang dekat dengan mereka dan dapat merasakan hati mereka. Pemimpin yang harus mampu bekerja keras untuk rakyat, berani, dan paham bagaimana memajukan negara ini.

Presiden menjelaskan bahwa pemimpin harus memahami potensi negara dan mampu memanfaatkan peluang yang ada untuk memajukan negara, dan bukan hanya duduk di istana negara.

- Advertisement -

“Karena pemimpin itu harus tau potensi negara. Pempimpin harus tau memajukan negara ini dari faktor mana dan mampun memanfaatkan peluang yang ada bukan hanya duduk di istana negara,” pungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

JCCNetwork.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat serta angin kencang...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50
Video thumbnail
Di Tengah Ramainya Isu Penyadapan dan Gejolak Polri, Ini Pesan Menko Dudung untuk Rakyat
02:11
Video thumbnail
Detik-Detik Hakim Suhartoyo Cecar Pemohon yang Tak Kenakan Toga #shorts #trending
01:48
Video thumbnail
Momen Hakim Suhartoyo Tegur Pemohon Uji UU Polri Tak Pakai Toga: Tidak Usah Ikut Sidang
09:05
Video thumbnail
Mengingat Pidato Prabowo, Pernah Singgung Pertandingan Jenderal-Jenderal #shorts #trending
01:24

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER