Dharma Jaya Tambah Stok Sapi Antisipasi Krisis Global

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Dharma Jaya mengambil langkah antisipatif menghadapi potensi gangguan pasokan bahan baku pangan, khususnya daging sapi impor, yang dipengaruhi dinamika geopolitik global. Upaya ini dilakukan dengan memperkuat cadangan stok serta memperluas jaringan pasokan dari berbagai daerah.

Direktur Utama Raditya Endra Budiman menyampaikan, peningkatan stok menjadi prioritas dalam jangka pendek guna menjaga stabilitas pasokan di ibu kota. Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah menaikkan volume pembelian sapi hidup dari semula 500 ekor menjadi 1.000 ekor pada bulan mendatang.

- Advertisement -

“Untuk sapi, bulan depan rencana pembelian ditingkatkan dari 500 menjadi 1.000 ekor sebagai langkah antisipasi,” ucap Raditya kepada wartawan, Senin (27/4).

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil saat kondisi pasokan masih relatif terkendali, sehingga perusahaan memiliki ruang untuk melakukan penguatan cadangan lebih awal. Strategi ini diharapkan mampu meredam potensi gejolak harga dan kelangkaan di pasar.

Tidak hanya berfokus pada daging sapi, perusahaan daerah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu juga mengamankan ketersediaan sumber protein hewani lain, terutama ayam. Langkah ini ditempuh melalui kerja sama lintas daerah yang dinilai krusial untuk menjaga kesinambungan distribusi.

- Advertisement -

“Kerja sama antardaerah menjadi kunci, terutama untuk memastikan pasokan ayam tetap stabil. Kami sudah mulai berkoordinasi dengan beberapa daerah penghasil,” terangnya.

Sejumlah wilayah di Pulau Jawa mulai dijajaki sebagai sumber pasokan baru, termasuk Blitar yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi ayam. Koordinasi dengan daerah penghasil telah dilakukan guna memastikan distribusi berjalan lancar di tengah ketidakpastian global.

Raditya menjelaskan, strategi penguatan stok dan perluasan kerja sama tersebut merupakan bagian dari rencana jangka pendek hingga satu tahun ke depan. Fokus utamanya adalah menjaga kestabilan harga serta menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat Jakarta.

Di tingkat nasional, kontribusi Dharma Jaya juga diwujudkan melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk badan usaha milik negara (BUMN), terutama dalam pengadaan komoditas seperti daging sapi dan kerbau impor. Namun demikian, ia menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan distribusi agar tidak merugikan daerah produsen.

Pihaknya memastikan tidak akan menarik seluruh pasokan ke Jakarta, melainkan tetap memberi ruang bagi daerah untuk mempertahankan pasar lokal. Dukungan yang diberikan dapat berupa penguatan permodalan maupun peningkatan kapasitas produksi di daerah.

“Kami tidak ingin seluruh pasokan ditarik ke Jakarta. Daerah juga harus tetap memiliki pasar. Peran kami bisa dalam bentuk dukungan permodalan maupun peningkatan kapasitas,” ucapnya.

Sebagai informasi, sekitar 98 persen kebutuhan pangan Jakarta masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. Kondisi ini menjadikan kolaborasi antardaerah dan sinergi nasional sebagai faktor kunci dalam menjaga ketahanan pangan ibu kota.

“Melalui penguatan stok, perluasan kerja sama, dan peningkatan tata kelola, Dharma Jaya optimistis dapat berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan Jakarta sekaligus mendukung stabilitas pangan nasional,” tandasnya.

Dengan penguatan cadangan, ekspansi kerja sama, serta pembenahan tata kelola distribusi, Dharma Jaya optimistis mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional di tengah tekanan global yang terus berkembang.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Elektabilitas Gibran Tembus 8,4 Persen

JCCNetwork.id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencatat elektabilitas 6,9 persen hingga 8,4 persen dalam dua survei politik yang dirilis pada Oktober 2026. Hasil tersebut...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
BRIN Ubah Limbah Sawit Jadi Listrik, Ketergantungan Impor LPG Bisa Ditekan #shorts #trending
01:57
Video thumbnail
Gebrakan BRIN, Ubah Limbah Sawit Jadi Listrik, Berpotensi Hemat Impor LPG
09:52
Video thumbnail
Sabu 1,2 Ton di Aceh Terungkap, Polri Bidik Pemodal dan Dalang Jaringan Narkoba #shorts #trending
01:49
Video thumbnail
Bukan Cuma Pengedar, Polri Buru Pemodal dan Pengendali Lab Sabu 1,2 Ton di Aceh
10:31
Video thumbnail
Uang Dikeluarkan, Tapi Adakah Makanan MBG Yang Terbuang? #shorts #trending #titipanrakyat
00:49
Video thumbnail
Peternak Muda Grogi di Hadapan Mentan Amran, Staf Pertanian Cantik Dipanggil #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Momen Kocak, Peternak Muda Grogi di Depan Mentan Amran, Staf Cantik Ikut Dipanggil
12:05
Video thumbnail
Titipan Rakyat ke Presiden Prabowo, 155 Juta Semi Pengangguran #shorts #trending
01:21
Video thumbnail
Mahfud MD Ungkap Pengalaman Orang Daerah soal Program MBG
08:25
Video thumbnail
Turun Langsung Temui Nelayan Cilacap, Gibran Dengarkan Masalah di Lapangan #shorts #trending
01:40
Video thumbnail
Momen Gibran Serap Aspirasi Nelayan Cilacap, Pastikan Keluhan Segera Ditangani
03:43
Video thumbnail
Hakim MK Saldi Isra Bongkar Kejanggalan Norma yang Dibatalkan Muncul Lagi
08:33
Video thumbnail
Pakar Bongkar Risiko UU Perampasan Aset Jadi Senjata Serang Lawan Bisnis
09:23
Video thumbnail
Momen Mentan Amran Beri Kebebasan Petani Sampaikan Keluhan Langsung ke Dirjen Lewat Telepon #shorts
02:01
Video thumbnail
Tak Ada Sekat, Mentan Amran Persilakan Petani Telepon Langsung Dirjen Sampaikan Permintaan
08:33
Video thumbnail
Akses ke DPR Seperti Masuk Penjara #shorts #trending
00:54
Video thumbnail
Dulu Disepelehkan Kini Singkong Dikembangkan BRIN untuk Padamkan Api #shorts #trending
00:52
Video thumbnail
Tak Berdaya karena Koalisi Kuat, DPR Hanya Dekorasi di Parlemen
00:56
Video thumbnail
Tak Disangka Singkong yang Sering Diremehkan Kini Diteliti BRIN untuk Memadamkan Kebakaran
08:29
Video thumbnail
Menko Cak Imin Blak-blakan soal Kemiskinan RI Turun Jadi 8,07 Persen
08:46

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER