Pramono Tekankan Pembangunan Jakarta Berbasis Wilayah

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menekankan pentingnya pendekatan pembangunan berbasis kewilayahan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Arahan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis.

Dalam forum tersebut, Pramono mengingatkan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah agar tidak menyusun program secara seragam tanpa mempertimbangkan kondisi spesifik tiap kota dan kabupaten administratif di Jakarta. Ia menilai masih terdapat ketimpangan capaian di sejumlah indikator utama, seperti pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia.

- Advertisement -

Menurutnya, perbedaan tersebut menjadi sinyal bahwa strategi pembangunan ke depan harus diarahkan pada pemerataan antarwilayah.

“Hal ini menunjukkan bahwa arah pembangunan ke depan harus berbasis kewilayahan dan berorientasi pada pemerataan,” kata Pramono saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis.

Pramono juga meminta seluruh kepala perangkat daerah memperkuat komitmen dalam menyusun program pembangunan yang terintegrasi dan berorientasi pada hasil nyata. Ia menekankan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci agar target pembangunan tahun 2027 dapat tercapai secara efektif.

- Advertisement -

Musrenbang, lanjut dia, merupakan forum strategis untuk menyelaraskan prioritas pembangunan sekaligus mengonsolidasikan kepentingan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat. Proses ini dinilai penting untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan kebutuhan publik.

Dalam pelaksanaannya, partisipasi masyarakat menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian serius. Tercatat sebanyak 61.174 usulan telah dihimpun melalui berbagai mekanisme, mulai dari Musrenbang tingkat wilayah, aspirasi langsung warga, hingga hasil reses anggota DPRD.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan seluruh masukan tersebut dapat diolah menjadi program prioritas yang mampu menjawab persoalan riil di lapangan, termasuk mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.

Pramono berharap perencanaan pembangunan yang disusun melalui proses ini dapat mendorong Jakarta menjadi kota global yang kompetitif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan warganya secara merata. Ia menegaskan bahwa kualitas perencanaan akan sangat menentukan keberhasilan pembangunan di masa mendatang.

“Semoga upaya ini menghasilkan perencanaan pembangunan yang optimal demi mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing, berkelanjutan, dan menyejahterakan warganya,” ungkap Pramono.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Muktamar Mathla’ul Anwar XXI Digelar di Serang

JCCNetwork.id-Mathla’ul Anwar akan menggelar Muktamar ke-21 pada 11–13 April 2026 di Serang, Banten. Penunjukan daerah tersebut sebagai tuan rumah disebut sebagai amanah besar yang...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER