JCCNetwork.id- Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, pada Selasa (24/2/2026) pukul 14.46 WIB. Peristiwa tersebut sempat dirasakan warga setempat, meski hingga kini belum dilaporkan adanya kerusakan maupun korban jiwa akibat getaran tersebut.
Berdasarkan laporan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di koordinat 1,96 Lintang Selatan dan 138,95 Bujur Timur. Episenter terdeteksi berada sekitar 23 kilometer di arah tenggara Kabupaten Sarmi dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Kendati demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
“Gempa tidak berpotensi tsunami. Saran BMKG, hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” tulis BMKG dikutip dari situs resmi.
Sejumlah warga di Kabupaten Sarmi melaporkan merasakan getaran dengan durasi singkat. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi dari pemerintah daerah maupun aparat setempat mengenai kerusakan infrastruktur, gangguan layanan publik, atau korban terdampak.
Wilayah Papua diketahui berada di kawasan cincin api Pasifik (Ring of Fire) yang memiliki tingkat aktivitas seismik cukup tinggi. Aktivitas pergerakan lempeng tektonik di kawasan ini kerap memicu gempa bumi dengan kekuatan bervariasi.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi. Warga juga diminta memastikan informasi kebencanaan hanya bersumber dari kanal resmi pemerintah guna menghindari kepanikan.
BMKG menyatakan akan terus memantau perkembangan aktivitas seismik di wilayah tersebut dan segera menyampaikan pembaruan apabila terdapat informasi lanjutan terkait gempa yang terjadi di Kabupaten Sarmi.



