JCCNetwork.id-Nama Heimir Hallgrimsson kembali menjadi sorotan publik sepak bola Indonesia. Pelatih berpengalaman asal Islandia itu dikabarkan masuk dalam radar PSSI sebagai calon kuat pelatih baru Timnas Indonesia, menggantikan posisi yang saat ini tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola nasional.
Kabar tersebut pertama kali dilaporkan oleh media asal Irlandia, Irish Examiner, yang menyebut bahwa Hallgrimsson berpotensi besar menjadi pelatih Timnas Indonesia apabila masa jabatannya bersama Timnas Republik Irlandia berakhir bulan ini.
“Heimir Hallgrimsson dikabarkan menarik minat dari Indonesia jika masa jabatannya sebagai pelatih Irlandia berakhir bulan ini,” tulis Irish Examiner.
Sejak 2021, Hallgrimsson dipercaya memimpin Timnas Republik Irlandia. Namun, perjalanan mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa belum menunjukkan hasil menggembirakan.
Hingga matchday keempat Grup F, Irlandia hanya menempati posisi ketiga dengan torehan empat poin, tertinggal satu angka dari Hungaria di posisi kedua.
Situasi ini membuat peluang mereka untuk melaju ke babak playoff Piala Dunia 2026 menjadi sangat tipis. Terlebih, dua laga terakhir yang harus mereka hadapi terbilang berat: menjamu Portugal dan tandang ke markas Hungaria.
Jika gagal finis di dua besar, Irlandia otomatis tersingkir dan kans Hallgrimsson untuk melanjutkan kiprahnya di Eropa pun akan menipis — membuka peluang besar bagi PSSI untuk memboyongnya ke Jakarta.
Sosok Hallgrimsson bukanlah nama asing bagi publik Indonesia. Pada Januari 2018, ia pernah membawa Timnas Islandia menghadapi Timnas Indonesia dalam laga uji coba yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Kala itu, Islandia sukses menang 4-1 atas skuad Garuda yang dilatih Luis Milla. Pemain bintang mereka, Albert Gudmundsson, bahkan mencetak hattrick dalam laga tersebut.
Namun yang menarik, usai pertandingan, Hallgrimsson mengaku sempat mewaspadai salah satu pemain muda Indonesia Evan Dimas.
“Kami sudah melihat video pertandingan sebelumnya dan mewaspadai nomor 6 (Evan Dimas). Tapi dia mungkin tidak mendapat menit bermain yang cukup,” ujar Hallgrimsson kala itu.
Meski demikian, ia memuji potensi besar sepak bola Indonesia.
“Indonesia adalah negara besar dengan pemain-pemain yang berbakat. Saya yakin sepak bola Indonesia akan berkembang lebih cepat daripada yang dibayangkan. Fans di sini luar biasa,” tambahnya.
Bahkan, Hallgrimsson sempat mengucapkan doa agar Indonesia bisa tampil di Piala Dunia suatu hari nanti.
“Semoga berhasil untuk Indonesia. Sampai bertemu di Piala Dunia,” tutup pelatih yang juga pernah menukangi Timnas Jamaika tersebut.
Kini, tujuh tahun setelah pernyataannya itu, publik Tanah Air kembali menaruh perhatian pada Heimir Hallgrimsson sosok yang dulu mewaspadai Evan Dimas, kini justru berpeluang besar menjadi arsitek baru Timnas Garuda.



