Awal Tahun Baru, Dua Nyawa Hilang di Kali

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Peristiwa tragis mewarnai awal tahun baru di Jakarta Utara. Dua orang dilaporkan tenggelam di sebuah kali di kawasan Jalan RE Martadinata, Pademangan, Jakarta Utara, tepatnya dekat pintu masuk Gerbang Tol Ancol Barat, pada Rabu (1/1/2025) sore. Kejadian ini mengejutkan warga sekitar yang tidak menyangka insiden berbahaya terjadi di lokasi tersebut.

Hingga kini, penyebab pasti tenggelamnya kedua korban belum diketahui. Namun, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan bahwa peristiwa ini pertama kali terungkap setelah seorang juru parkir berteriak meminta pertolongan kepada petugas dinas sumber daya air yang tengah berada di sekitar lokasi kejadian.

- Advertisement -

“Tukang parkir teriak minta tolong kepada petugas dinas sumber daya air yang sedang berjaga di beko dan setelah itu petugas melakukan pertolongan kedua korban sudah tenggelam,” kata Isnawa.

Isnawa juga menyebut bahwa upaya penyelamatan langsung dilakukan oleh petugas, tetapi kondisi kali yang gelap dan dalam membuat proses pencarian menjadi sulit.

Kasi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, mengungkapkan identitas kedua korban. Mereka adalah Dwi (25) dan Ardiansyah (23), warga yang diduga berada di lokasi untuk kegiatan yang hingga kini masih dalam penyelidikan.

- Advertisement -

Ia menambahkan, tim penyelamat dari berbagai instansi, termasuk Gulkarmat, BPBD, dan petugas dinas sumber daya air, telah berupaya melakukan pencarian dengan menyusuri area sekitar kali menggunakan peralatan lengkap. Sayangnya, hingga malam tiba, hasil pencarian belum membuahkan hasil.

Kali di Jalan RE Martadinata diketahui memiliki arus yang cukup deras, terutama setelah hujan mengguyur wilayah Jakarta Utara dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini menambah tantangan dalam proses pencarian.

“Pencarian sementara dihentikan dan dilanjutkan pagi hari,” ujar Gatot.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut tampak cemas dan berharap kedua korban segera ditemukan.

Sejumlah warga juga menduga bahwa kedua korban mungkin terpeleset atau tidak mampu melawan arus kali yang deras. Namun, hingga kini pihak berwenang masih mendalami kronologi insiden ini.

Tim gabungan pencarian dan penyelamatan (SAR) telah menyiapkan strategi lanjutan untuk menyisir kali secara lebih menyeluruh pada pagi hari ini. Dukungan peralatan tambahan, seperti perahu karet dan sonar pencari, juga telah disiapkan guna memaksimalkan proses pencarian.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada, terutama di sekitar area yang berpotensi membahayakan keselamatan. Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengimbau warga agar tidak mendekati area sungai atau kali tanpa alasan yang jelas dan memastikan keamanan diri saat berada di dekat perairan.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap Dwi dan Ardiansyah masih berlangsung. Tim SAR terus berupaya dengan penuh dedikasi untuk menemukan kedua korban dan memberikan kejelasan bagi keluarga mereka.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Gunung Dukono Meletus, Warga Diminta Waspada

JCCNetwork.id- Aktivitas vulkanik Gunung Dukono kembali meningkat dengan terjadinya erupsi pada Minggu (19/4/2026) siang. Gunung api yang berada di wilayah Kabupaten Halmahera Utara ini...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER