JCCNetwork.id- Takalar – Seorang petani bernama Tanuddin Daeng Ngitung (60) ditemukan tewas dengan jasadnya tersangkut di pohon lontar pada Kamis (27/9/2024).
Kejadian tersebut terjadi di Dusun Kampung Parang, Desa Cikoang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Video evakuasi jasad korban beredar luas di media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat warga berupaya menurunkan jasad Dg Ngitung, yang saat itu mengenakan celana pendek biru, dari atas pohon.
Menurut keterangan keluarga, selain berprofesi sebagai petani, korban juga bekerja sebagai pembuat tuak ballo, terutama di musim kemarau.
“Kalau lagi musim kemarau begini, dia bekerja sampingan sebagai pembuat tuak ballo,” ungkapnya.
Salah satu kerabatnya, Safaruddin Salam, menyatakan bahwa Dg Ngitung tidak pulang seperti biasa setelah Magrib, yang memicu kekhawatiran keluarga.
“Biasanya beliau pergi sebelum dan pulang tidak lama sesudah Magrib. Tapi hari ini, beda dari biasanya, Dg Ngitung tak kunjung pulang sampai menjelang Isya,” jelas Safaruddin.
“Karena khawatir, kami keluarga korban mengecek langsung ke pohon tempat Dg Ngitung biasanya membuat ballo. Di sana kami lihat motornya. Dan di atas pohon, kami melihat jasad Dg Ngitung sudah tersangkut pada pelepah pohon,” sambung Safaruddin.
Keluarga kemudian melakukan pencarian dan menemukan sepeda motor korban di bawah pohon lontar.
Ketika memeriksa ke atas pohon, mereka melihat jasad Dg Ngitung tergantung di pelepah pohon.
Saat ini, jenazah Dg Ngitung telah dibawa ke rumah duka, dan pihak keluarga berencana akan memakamkannya pada Jumat (28/9/2024).
“Insyaallah rencananya besok kami akan makamkan,” ucap Safaruddin.























