JCCNetwork.id- Turnamen sepak bola terbesar di Eropa, Euro 2024, akhirnya dimulai di Munich, Jerman. Namun, alih-alih memulai dengan kemegahan yang biasanya mengiringi acara sebesar ini, para penggemar disambut dengan upacara pembukaan yang dianggap aneh dan sederhana, memicu reaksi beragam dari penonton di seluruh dunia.
Pada malam itu, stadion Allianz Arena menjadi saksi pembukaan yang jauh dari glamor. Tidak ada kembang api spektakuler, tidak ada parade artis terkenal, bahkan tidak ada teknologi canggih yang sering menjadi bagian dari upacara serupa. Sebaliknya, yang ada hanyalah pemandangan standar: bendera negara peserta, penari lokal, dan efek es kering yang sederhana.
Penampilan ini jauh dari harapan banyak orang, terutama jika dibandingkan dengan upacara-upacara yang penuh warna dan megah di ajang-ajang besar lainnya seperti Piala Afrika atau Olimpiade. Banyak penggemar yang kecewa dan mengungkapkan ketidakpuasan mereka melalui media sosial.
“Waktunya untuk upacara pembukaan mental kelelawar*** standar,” tulis netizen dikutip the sun.
“Jika Anda ingin mengetahui bagaimana keadaan saya, saya menonton upacara pembukaan tanpa suara… Saya bahkan tidak tahu mengapa,” tulis netizen.
“Saya khawatir upacara pembukaan telah merusak turnamen ini bagi saya,” tulis netizen.
“Upacara pembukaan ini adalah drama GCSE terbaik. Apakah ini upacara pembukaan terburuk sepanjang masa?” tulis netizen lainnya.
Di tengah segala kritik tersebut, ada momen penghormatan yang tulus. Jerman memberikan penghargaan kepada legenda sepak bola mereka, Franz Beckenbauer, yang meninggal dunia awal tahun ini. Mantan kapten dan manajer tim nasional Jerman ini dikenang sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola. Dia memimpin Jerman meraih gelar di Kejuaraan Eropa 1972 dan Piala Dunia 1974 sebagai pemain, dan kemudian membawa Jerman kembali meraih kejayaan di Piala Dunia 1990 sebagai pelatih.
Setelah upacara yang kontroversial, pertandingan pembuka antara Jerman dan Skotlandia dimulai. Di hadapan ribuan penonton yang memadati stadion dan jutaan mata yang menyaksikan di rumah, Jerman memulai kampanye Euro mereka dengan cara yang mengesankan. Pertandingan baru berjalan 10 menit ketika Florian Wirtz membawa Jerman unggul.
Jamal Musiala, Niclas Füllkrug, Emre Can, dan Kai Havertz menambah pundi-pundi gol Jerman, dengan Havertz mencetak gol melalui tendangan penalti. Jerman menutup pertandingan dengan kemenangan 5-1 yang meyakinkan, menghancurkan harapan awal Skotlandia untuk membuat kejutan di turnamen ini.
Euro 2024 dimulai dengan catatan yang tidak biasa. Upacara pembukaan yang sederhana memicu banyak kritikan, namun pertandingan pertama menunjukkan bahwa tim Jerman siap untuk meraih kejayaan. Meskipun awal yang kontroversial, kompetisi ini diharapkan akan tetap menarik jutaan penonton dengan aksi-aksi sepak bola kelas dunia. Para penggemar kini menantikan pertandingan-pertandingan selanjutnya yang diharapkan bisa menghadirkan lebih banyak momen tak terlupakan.















