JCCNetwork.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengumumkan bahwa rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 telah mencapai tahap signifikan. Pada hari ke-18 rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat nasional di Kantor KPU RI, Jakarta, Sabtu (16/3/2024), sebanyak 32 dari 38 provinsi Indonesia telah menyelesaikan proses rekapitulasi.
Menurut anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, August Mellaz, Provinsi Sulawesi Tengah merupakan yang terakhir mengikuti rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional, menjadikan total provinsi yang telah direkapitulasi menjadi 32.
“Dengan tambahan hari ini, 16 Maret 2024, untuk Provinsi Sulawesi Tengah berarti sudah 32 (yang selesai direkapitulasi),” ujar Mellaz di Kantor KPU RI, Jakarta.
Dari 32 provinsi tersebut, pasangan calon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, berhasil unggul di 30 provinsi, sementara dua provinsi sisanya dikuasai oleh pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Rekapitulasi suara ini menandai langkah penting dalam pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD provinsi, serta anggota DPRD kabupaten/kota dengan daftar pemilih tetap (DPT) tingkat nasional mencapai 204.807.222 pemilih.
Dari segi partisipasi, pemilihan presiden dan wakil presiden diikuti oleh tiga pasangan calon, yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3.
Meskipun proses rekapitulasi suara telah mencapai tahap yang signifikan, masih tersisa enam provinsi yang belum menyelesaikan proses rekapitulasi, yaitu Jawa Barat, Maluku, Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya. Dengan demikian, proses pemilu masih berlanjut untuk memastikan hasil akhir yang transparan dan akuntabel bagi seluruh rakyat Indonesia.























