KPU Pastikan Sudah Siap Hadapi Sengketa Pemilu di MK

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah membentuk tim untuk menyelesaikan sengketa atas perselisihan hasil pemilihan umum di Mahkamah Konstitusi (MK).

Tim penyelesaian sengketa hasil pemilu itu dibentuk teruntuk Pilpres dan Pileg.

- Advertisement -

Hal itu secara gamblang diutarakan anggota KPU RI, Mochammad Afifuddin sebagai langkah persiapan dan antisipasi lembaga tersebut terhadap sengketa pemilu di MK nanti.

“⁠Tim dari KPU terdiri atas tim internal di jajaran KPU dari tingkat pusat sampai kabupaten/kota dan tim eksternal, yaitu kuasa hukum (lawyer),” kata Afifuddin, Rabu (6/3/2024).

Selain itu, ia menegaskan bahwa KPU sedari awal melakukan persiapan guna menghadapi perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) dengan menyiapkan tim baik internal dan eksternal.

- Advertisement -

Pasalnya, mereka juga sudah menyusun prosedur operasional standar (SOP) internal untuk manajemen penanganan perkara sengketa pemilu di MK.

“KPU juga menyiapkan skema penanganan PHPU di MK dengan melakukan gelar perkara terhadap permohonan yang diajukan oleh pemohon,” ucapnya.

Sekedar informasi, bahwa jangka waktu pengajuan permohonan ke MK untuk Pilpres paling lama tiga hari setelah pengumuman penetapan perolehan suara oleh KPU.

Sementara itu, tenggat sejenis untuk Pileg paling lama 3 x 24 jam sejak pengumuman perolehan suara oleh KPU.

Adapun MK sudah mengadakan simulasi akbar dukungan penanganan perkara PHPU 2024. Simulasi itu juga turut di ikuti oleh Gugus Tugas Penanganan Perkara PHPU Tahun 2024. Di gelar di aula lantai dasar dan area lobi Gedung 1, 2, dan 3 MK, Jakarta, Rabu (6/3/2024).

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Listrik Flores Pulih Usai Gempa

JCCNetwork.id- Sistem pembangkitan listrik di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali beroperasi normal kurang dari 24 jam setelah wilayah tersebut diguncang gempa. PT...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
KPK Ungkap Kode Gratifikasi Rektor Unsoed, Jangan Minta di Awal, Kalau Dikasih Makasih
14:00
Video thumbnail
Belum Tuntas di Sumatera, Kini NTT Dilanda Gempa! Ara Minta Negara Bergerak Lebih Cepat dari Swasta
10:50
Video thumbnail
Bikin Terdiam! Mentan Amran Sentil Orang Malas: Bangun Siang, Ngopi, Main Domino, Tapi Minta Rezeki
08:17
Video thumbnail
Momen Haru Gibran Peluk Anak Korban Gempa NTT
08:27
Video thumbnail
Mentan Amran Senang Lihat Brigade Pangan dan Bilang Kamu Harus Jadi Orang Kaya
08:41
Video thumbnail
Mentan Amran Kasih Kambing ke Mahasiswa, Sambil Bercanda Sebelum Kamu Makan, Kambing Harus Makan
08:40
Video thumbnail
Momen Haru! Mentan Amran Bantu Wisudawan Yatim, Langsung Dikasih Hand Traktor
09:13
Video thumbnail
Bikin Haru! Warga Korban Gempa NTT Ucap Terima Kasih Mendalam untuk Gibran
08:35
Video thumbnail
Ngeri! Menteri PU Ungkap NTT Hadapi Gempa M5,6 Bak Makanan Setiap Hari
10:14
Video thumbnail
Dulu Meremehkan, Kini Nasibnya Justru 'Ditentukan' Sang Menteri Amran
09:51
Video thumbnail
Mentan Amran Gaspol Dukung Brigade Pangan Alumni Untad, Langsung Kasih Bantuan Alat Pertanian
11:45
Video thumbnail
Kabareskrim Tak Nongol di DPR, Benny K. Harman: Dengarkan Dulu Aspirasi KPA!
15:40
Video thumbnail
Dedak Langka, Untung Menipis! Pengusaha Muda Curhat ke Mentan Amran, Jawabannya Bikin Kaget!
11:40
Video thumbnail
Konflik Agraria Menyangkut Nasib Rakyat, Kabareskrim Malah Tak Hadir
15:46
Video thumbnail
DPR Sesalkan Kabareskrim Absen dan Terpaksa Rapat Konflik Agraria Ditunda
09:07
Video thumbnail
Banyak Orang di Seluruh Indonesia Rajin Krtik Gubernur Jabar? #shorts #trending
00:40
Video thumbnail
Kok Banyak Orang di Seluruh Indonesia Rajin Kritik Gubernur Jabar?
08:38
Video thumbnail
KDM Blak blakan Paling Banyak Dikritik #shorts #trending
00:31

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

Gempa M5,6 Guncang Manggarai

Plesiran Menteri Picu Kontroversi

Persib Tekuk Bali United 3-2

Gibran Tinjau Pelabuhan Pascagempa

Guru PPPK Berpeluang Jadi PNS

Garuda Pertiwi Juara Grup