JCCNetwork.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan ringan pada Sabtu (22/8/2026). Masyarakat di beberapa daerah diminta tetap mewaspadai perubahan kondisi cuaca, khususnya wilayah yang berpotensi diguyur hujan.
Prakirawan BMKG Miftah Ali menyampaikan prakiraan tersebut melalui informasi cuaca yang ditayangkan BMKG pada Sabtu pagi. Berdasarkan pemantauan tersebut, potensi hujan ringan masih terdapat di sejumlah kota di bagian barat hingga timur Indonesia.
Di kawasan barat Indonesia, hujan ringan berpotensi terjadi di Medan, Sumatera Utara, dan Padang, Sumatera Barat. Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Tanjung Selor, Kalimantan Utara.
“Untuk bagian barat Indonesia, diwaspadai terdapat potensi hujan ringan di Medan, Sumatera Utara; Padang, Sumatera Barat; dan Tanjung Selor, Kalimantan Utara,” ujar Miftah.
BMKG meminta masyarakat di wilayah yang berpotensi hujan untuk memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. Perubahan cuaca dapat terjadi dalam waktu relatif singkat sehingga informasi terbaru perlu menjadi perhatian.
Sementara itu, sejumlah wilayah lainnya diprakirakan berada dalam kondisi cerah hingga berawan tebal. Daerah tersebut meliputi Banda Aceh di Aceh, Pekanbaru di Riau, Tanjung Pinang di Kepulauan Riau, Jambi, serta Pangkal Pinang di Kepulauan Bangka Belitung.
Kondisi cerah hingga berawan tebal juga diprakirakan terjadi di Serang, Banten; Jakarta; Bandung, Jawa Barat; Semarang, Jawa Tengah; dan Samarinda, Kalimantan Timur.
Selain hujan dan kondisi berawan, BMKG mencatat adanya potensi asap atau kabut di beberapa daerah. Bengkulu dan Pontianak, Kalimantan Barat, termasuk wilayah yang berpotensi mengalami kondisi tersebut.
Adapun udara kabur diprakirakan terjadi di Palembang, Sumatera Selatan; Bandar Lampung, Lampung; Yogyakarta; Surabaya, Jawa Timur; Palangka Raya, Kalimantan Tengah; serta Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Beranjak ke kawasan timur Indonesia, hujan ringan berpotensi mengguyur Mamuju, Sulawesi Barat, dan Jayapura, Papua.
Sementara itu, sejumlah kota lainnya diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan tebal. Wilayah tersebut mencakup Denpasar, Bali; Kupang, Nusa Tenggara Timur; Makassar, Sulawesi Selatan; Kendari, Sulawesi Tenggara; Gorontalo; serta Manado, Sulawesi Utara.
Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Ternate, Maluku Utara; Ambon, Maluku; Sorong, Papua Barat Daya; Manokwari, Papua Barat; dan Merauke, Papua Selatan.
“Kemudian potensi cerah berawan hingga berawan tebal di Denpasar, Bali; Kupang, Nusa Tenggara Timur; Makassar, Sulawesi Selatan; Kendari, Sulawesi Tenggara; Gorontalo; Manado, Sulawesi Utara; Ternate, Maluku Utara; Ambon, Maluku; Sorong, Papua Barat Daya; Manokwari, Papua Barat; dan Merauke, Papua Selatan,” kata dia.
BMKG juga mendeteksi potensi asap atau kabut di Mataram, Nusa Tenggara Barat, serta Jayawijaya, Papua Pegunungan. Sementara udara kabur berpotensi terjadi di Palu, Sulawesi Tengah, dan Nabire, Papua Tengah.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mengandalkan prakiraan cuaca harian, tetapi juga terus mengikuti pembaruan informasi apabila hendak melakukan perjalanan atau kegiatan di luar ruangan.
Informasi cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan atmosfer. Karena itu, masyarakat dianjurkan memantau informasi resmi BMKG melalui situs bmkg.go.id serta akun media sosial resmi @info.bmkg.
Dengan adanya potensi hujan, kabut, asap, maupun udara kabur di sejumlah daerah, masyarakat diimbau menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca setempat dan tetap memperhatikan informasi terbaru dari BMKG.




