Plesiran Menteri Picu Kontroversi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Menteri Perumahan Kolombia Jaime Andres Beltran menghadapi tekanan politik setelah foto dan video yang memperlihatkan dirinya berada di kawasan wisata Santa Marta, Karibia, beredar di tengah penanganan gempa bumi besar yang melanda negara tersebut.

Kehadiran Beltran di kawasan pantai memicu kritik dari publik dan kelompok oposisi.

- Advertisement -

Politisi oposisi dari sayap kiri bahkan menyatakan akan mengajukan mosi tidak percaya terhadap menteri yang baru dilantik tersebut.

Kontroversi muncul beberapa hari setelah gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (10/8/2026).

Bencana tersebut disebut sebagai salah satu gempa terkuat yang melanda Kolombia dalam hampir 50 tahun terakhir.

- Advertisement -

Korban meninggal dunia dilaporkan mendekati 300 orang.

“Kecaman publik memuncak pada akhir pekan lalu setelah beredarnya foto dan rekaman video yang memperlihatkan Menteri Beltran sedang bersantai di pantai kota Karibia, Santa Marta. Pihak oposisi dari sayap kiri langsung bergerak cepat dengan mengumumkan bakal melayangkan mosi tidak percaya untuk memecat sang menteri atas tindakan yang dinilai tidak berempati di tengah masa krisis,” tulis AFP, Selasa (18/8/2026).

Selain korban jiwa, sekitar 27.000 rumah mengalami kerusakan sehingga ribuan warga kehilangan tempat tinggal.

Sebagian korban selamat masih bertahan di ruang terbuka dengan fasilitas terbatas.

Kondisi tersebut meningkatkan kebutuhan terhadap tempat tinggal sementara, bantuan kemanusiaan, serta percepatan pembangunan kembali kawasan terdampak.

Beltran kemudian memberikan penjelasan melalui akun X pada Senin (17/8/2026).

“menghabiskan waktu beberapa jam bersama istri dan anak-anak” yang sudah beberapa hari tidak ditemuinya, sebelum mengklaim langsung kembali bekerja mengurus rekonstruksi pascabencana.

Ia membantah sedang menjalani liburan dan mengatakan hanya meluangkan waktu beberapa jam bersama istri serta anak-anaknya.

Menurut Beltran, setelah bertemu keluarganya, ia kembali menjalankan tugas untuk menangani proses rekonstruksi wilayah yang terdampak bencana.

Sepekan setelah gempa, operasi penyelamatan mulai menghadapi tantangan karena peluang menemukan korban selamat dari reruntuhan semakin kecil.

Pemerintah kini juga menghadapi persoalan pengungsian dan kebutuhan dasar masyarakat di sejumlah wilayah terdampak, termasuk Cali dan Pereira.

Shakira Galang Dana Sekolah
Dukungan terhadap korban gempa juga datang dari kalangan selebritas.

Penyanyi asal Kolombia, Shakira, mendatangi wilayah terdampak di Departemen Choco bersama pengusaha asal Amerika Serikat Howard Buffett.

Dalam kunjungan tersebut, keduanya melihat langsung kerusakan sejumlah sekolah akibat gempa.

Shakira kemudian menyatakan komitmen untuk menggalang dana awal US$1 juta guna membantu pembangunan kembali 10 sekolah.

Bencana tersebut sekaligus menjadi ujian awal bagi pemerintahan Presiden Abelardo de la Espriella yang baru mulai menjabat.

Pemerintah sebelumnya menjanjikan bantuan subsidi sewa rumah bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat gempa.

Namun, presiden juga mendapat sorotan setelah membagikan bola sepak dengan logo slogan kampanyenya ketika mengunjungi lokasi bencana.

Aksi tersebut menuai kritik karena dinilai tidak tepat dilakukan saat pemerintah seharusnya berfokus pada penanganan korban dan pemulihan pascabencana.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Trump Klaim Selat Hormuz

JCCNetwork.id — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat setelah perang dengan Iran berakhir. "Setelah kita selesai mengalahkan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER