Polusi Udara Hanya Dipindahkan Bukan Diatasi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Aktivis lingkungan dan pengampanye polusi dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), Abdul Ghofar, melayangkan kritik tajam terhadap upaya pemerintah dalam menangani polusi udara di Jakarta. Menurut Ghofar, meskipun pemerintah mengklaim melakukan langkah-langkah serius, kenyataannya masih jauh dari harapan.

Pasalnya dalam satu bulan terakhir, isu polusi udara di Jakarta telah menjadi sorotan utama, namun upaya pemerintah terlihat kurang nyata dalam mengatasi masalah ini. Bahkan, apa yang pemerintah lakukan hanyalah “gimik” dan upaya-upaya jangka pendek yang tidak ilmiah.

- Advertisement -

Salah satu contoh yang ia sebutkan adalah tindakan penyemprotan air oleh kepolisian Pemprov Jakarta di gedung-gedung tinggi. Ghofar menilai bahwa ini hanya solusi sementara yang tidak efektif, sementara upaya struktural yang seharusnya dilakukan masih terbatas.

Ghofar juga mengkritik penegakan hukum yang hanya menargetkan sejumlah kecil perusahaan dan mendapat resistensi dari kementerian lain.

“Sejauh ini belum ada upaya signifikan dan hasilnya. Kualitas udara masih buruk setiap hari sejak diperbincangkan sampai hari ini,” Ghofar kepada JCCNetwork.id, Kamis (7/9/2023).

- Advertisement -

Penindakan Hukum Harusnya Diperluas Bukan Hanya Segelintir

Abdul Ghofar menekankan perlunya identifikasi sumber pencemar, seperti sektor transportasi, industri, dan energi. Pasalnya upaya-upaya sejauh ini seperti uji emisi dan tilang tanpa perbaikan transportasi publik tidak akan membawa dampak signifikan.

Ghofar juga meminta agar penegakan hukum terhadap perusahaan yang terindikasi melakukan pelanggaran diperluas, bukan hanya menargetkan 11 perusahaan saja. Perlunya lebih banyak termasuk kepada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batubara di sekitar Jakarta.

Penyelenggaraan KTT ASEAN: Upaya Menutupi Masalah

Ghofar juga melayangkan kritik keras terhadap penyelenggaraan KTT ASEAN oleh pemerintah. Menurutnya, pemerintah tampaknya lebih peduli untuk mensterilkan wilayah ring 1 agar terlihat bersih dan tidak macet selama event internasional itu daripada mengatasi masalah polusi udara.

Baginya cara jangka pendek yang pemerintah lakukan saat KTT ASEAN baik lewat WFH dan lainnya tidak efektif. Pasalnya masalah polusi udara dan kemacetan hanya dipindahkan ke wilayah lain, sementara solusi jangka panjang absen. Jadi masalah sebenarnya belum terselesaikan.

Di samping itu walau ada peningkatan kualitas udara di wilayah ring 1, upaya pemerintah tetap menjadi pertanyaan besar karena ada kontradiksi. Mengingat kemacetan maupun polusi udara bermigrasi ke wilayah lain yang masih beraktivitas normal.

Ghofar juga mempertanyakan apakah pemerintah akan mengambil langkah konkret setelah KTT ASEAN selesai untuk benar-benar mengatasi polusi udara di Jakarta?

“Pemerintah kelihatan ingin menutupi persoalan polusi udara dan kemacetan terutama di wilayah ring 1 KTT ASEAN. Jadi masalah polusi udaranya tidak diatasi tapi dialihkan ke wilayah lainnya,” tutup Ghofar.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Minta Maaf

JCCNetwork.id – Dwi Bagus Martono (40), tersangka pembunuhan terhadap istri sirinya, DH (30), dan anaknya, AGF (4), di Madiun, Jawa Timur, menyampaikan penyesalan atas...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Prabowo: Pemimpin yang Malas Belajar Sejarah Akan Dihukum Sejarah #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Prabowo: Pemimpin yang Malas Belajar Sejarah Akan Dihukum Sejarah
09:13
Video thumbnail
Prabowo Pakai Filosofi Telur dan Ayam, Bicara Masa Depan Pendidikan Berkualitas #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Mana Lebih Dulu, Telur atau Ayam? Begini Cara Prabowo Bicara soal Pendidikan Berkualitas
10:05
Video thumbnail
Indonesia Kuat Tapi Pengawasan Aparat Yang Lemah #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Indonesia Tak Lemah Yang Lemah Itu Pengawasan Aparat
07:55
Video thumbnail
Cuma Duduk Diam, Bisa Kantongi Rp20 Juta Sebulan, Kok Bisa?
06:02
Video thumbnail
Sudaryono Geram, Dapur MBG Berdekatan dengan Kandang Babi #shorts #trending
01:53
Video thumbnail
Sudaryono Geram, Dapur MBG Berdekatan dengan Kandang Babi
08:39
Video thumbnail
65 Juta Anak Muda Nganggur, Erick Thohir Siapkan 300 Ribu Kesempatan Magang
10:06
Video thumbnail
KDM Beri Alarm Ekonomi Hitam Bisa Bikin Rakyat Makin Terhimpit
09:45
Video thumbnail
Wapres Gibran Bertemu Father of Asian EV Asal Magelang, Bahas Masa Depan Mobil Listrik Indonesia
03:01
Video thumbnail
Prabowo Ingatkan Ancaman Perpecahan, Masih Ada Kelompok Tak Suka Pancasila #shorts #trending
01:45
Video thumbnail
Prabowo Ingatkan Ada Kelompok Tak Suka Pancasila: Ini Sumber Perpecahan
08:10
Video thumbnail
Tak Main-Main! Amran Tepati Janji, 8 Pejabat Bulog-Bapanas Kena Imbas Kasus Beras Oplosan #shorts
01:09
Video thumbnail
Prabowo Tekankan Pemimpin Tak Cukup Pintar, Hati Harus Baik, Jangan Jadi Sumber Penderitaan #shorts
01:59
Video thumbnail
Prabowo: Orang Pintar Berhati Jahat Sangat Berbahaya, Bisa Picu Penderitaan dan Ketidakadilan
10:10
Video thumbnail
Tak Main Main! Amran Tepati Janji, 8 Pejabat Bulog Bapanas Kena Imbas Kasus Beras Oplosan
08:21
Video thumbnail
Kapolri Gandeng Mendes, Berantas Narkoba hingga Tawuran #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Kapolri Suyudi dan Menteri Yandri Siapkan Langkah Berantas Narkoba hingga Tawuran Desa
09:58

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER