JCCNetwork.id- Di tengah fenomena Ponpes Al Zaytun yang menghebohkan, kini muncul lagi sebuah pondok pesantren lainnya yang menjadi viral di media sosial. Yakni Ponpes Al Kafiyah. Ponpes yang berada di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara itu menarik perhatian publik lantaran adanya praktik-praktik yang dianggap nyeleneh.
Di antaranya seperti memperbolehkan perempuan menjadi imam dan gerakan sholat yang tak biasa.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Langkat memutuskan untuk turun tangan langsung dan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pondok pesantren yang viral tersebut.
MUI Kabupaten Langkat bakal mendalami mengenai pesantren tersebut, dan akan memastikan apakah keberadaan dan praktik pengajaran di sana sesuai dengan ajaran agama Islam atau tidak.
“Dalam upaya untuk mengungkap kebenaran, MUI Kabupaten Langkat akan bekerja dengan maksimal untuk mengevaluasi secara menyeluruh semua aspek yang terkait dengan Ponpes Al Kafiyah,” kata Sekretaris MUI Langkat,
Ishaq Ibrahim.
Ponpes Al Kafiyah sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait polemik tersebut.



