Kasus Daycare Disorot, DPR Desak Pengawasan Diperketat

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Dugaan kasus kekerasan terhadap anak di sebuah tempat penitipan anak di Kota Yogyakarta menuai sorotan dari parlemen. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras insiden yang disebut terjadi di Daycare Little Aresha.

Dalam pernyataannya pada Selasa (28/4/2026), Lalu Hadrian menegaskan bahwa lingkungan penitipan anak seharusnya menjadi ruang yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak, bukan justru menjadi lokasi terjadinya tindakan kekerasan. Ia menyebut dugaan peristiwa tersebut sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap hak anak yang tidak dapat ditoleransi dalam kondisi apa pun.

- Advertisement -

“Kami sangat prihatin dan mengutuk keras dugaan kekerasan terhadap anak di lingkungan daycare. Tempat yang seharusnya menjadi ruang aman justru menjadi lokasi terjadinya tindakan yang tidak manusiawi,” ujar Lalu Ari dalam keterangannya, Selasa (28/4).

Menurutnya, peristiwa ini harus menjadi perhatian utama pemerintah, khususnya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang memiliki peran dalam pembinaan serta pengawasan lembaga pendidikan dan pengasuhan anak usia dini. Ia mendesak kementerian tersebut segera mengambil langkah konkret untuk memastikan perlindungan anak di fasilitas serupa.

Lalu Hadrian menilai pengawasan terhadap operasional daycare masih perlu diperkuat, termasuk melalui peran aktif dinas pendidikan di daerah. Selain itu, standar pelayanan dan kurikulum pengasuhan anak usia dini dinilai harus ditegakkan secara konsisten guna mencegah terjadinya pelanggaran di lapangan.

- Advertisement -

“Pengawasan harus diperketat dan standar layanan daycare harus benar-benar ditegakkan. Tidak boleh ada kompromi terhadap keselamatan dan perlindungan anak,” tegasnya.

Sebagai respons atas kasus tersebut, Komisi X DPR RI berencana memanggil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah untuk meminta penjelasan sekaligus membahas langkah-langkah strategis dalam memperkuat sistem pengawasan daycare di Indonesia. Pemanggilan itu juga dimaksudkan untuk mengevaluasi regulasi yang ada serta memastikan perlindungan anak menjadi prioritas utama.

Lebih jauh, ia mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan daycare di berbagai daerah. Langkah ini dinilai penting guna menutup celah terjadinya kekerasan serta memastikan seluruh lembaga penitipan anak memenuhi standar keamanan dan kualitas layanan.

Kasus yang mencuat di Yogyakarta tersebut diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperbaiki sistem perlindungan anak secara komprehensif. DPR menegaskan, negara harus hadir dan memastikan setiap anak mendapatkan lingkungan yang aman, layak, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

“Kasus di Daycare Little Aresha harus menjadi momentum perbaikan menyeluruh. Negara harus hadir memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan maksimal,” pungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Iran Bersiap Hadapi Perang Besar

JCCNetwork.id — Angkatan Bersenjata Iran menerbitkan instruksi pertahanan nasional yang mengatur langkah pemerintah menghadapi tiga kemungkinan perkembangan konflik, yakni berakhirnya perang, gencatan senjata, dan...

Ratusan Ribu Rokok Ilegal Disita

129 Penumpang KM Virgo Masih Dicari

Rupiah Melemah ke Rp17.694

Kangen Band Kembali Bersama

KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Bikin Suasana Pecah, Zulhas Candai Cak Imin di Depan Prabowo soal Pilpres
09:27
Video thumbnail
Di Hadapan Presiden Prabowo, KH Hasan Abdullah Sahal Memilih Bicara Apa Adanya
08:14
Video thumbnail
Cerita Mentan Amran Naik Copot Manager Disaat Maba Curhat Sulit Dapat Pupuk
08:08
Video thumbnail
Jawaban Maba Bikin Mentan Amran Kaget, Mau Sukses Ogah Berproses
08:08
Video thumbnail
NasDem Usul Ambang Batas 7 Persen #shorts
02:03
Video thumbnail
Para Pemberantas Korupsi Ternyata Korupsi
01:21
Video thumbnail
Blak blakan KDM Kenang Sosok Danny Setiawan, Ada Satu Momen yang Tak Pernah Dilupakan
08:07
Video thumbnail
Pemilik Lahan Langsung Nurut! Sherly Tjoanda Kasih Pesan soal Larangan Bakar Lahan
08:23
Video thumbnail
Gub Sherly Tjoanda Girang Lihat Bibit Kelapa Siap Tanam dan Terima Kasih ke Pak Presiden, Pak Mentan
08:18
Video thumbnail
Prabowo Pede, Tegaskan Bukan Pemimpin Omon-Omon
10:10
Video thumbnail
Prabowo Beberkan Besarnya Potensi Kelapa Sawit Indonesia
08:34
Video thumbnail
Rakyat Tunggu Kapan Presiden Prabowo Hukum Mati Koruptor Atau Dikirim ke Nusakambangan
12:19
Video thumbnail
Momen Prabowo Candai Kapolri di Gontor, Hanya di Indonesia Kepala Polisi Pakai Kopiah
09:37
Video thumbnail
Rp134,2 Triliun Digelontorkan untuk MBG, Menkeu Sebut Program Makin Tepat Sasaran
08:31
Video thumbnail
Suahasil Beberkan Warisan Krisis 1998 Rp640 Triliun, Benarkah Sudah Tuntas?
08:57
Video thumbnail
Detik-Detik Prabowo Kepalkan Tangan dan Serukan “Free Palestine” di Gontor #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Rapat DPR Memanas Saat Bahas Reforma Agraria, UU Apa Ini?
08:33
Video thumbnail
Masih Adakah Program Lapor Seperti Era Pak Purbaya #shorts #trending
01:11
Video thumbnail
Momen Hangat di Gontor! Prabowo Dapat Hadiah Keffiyeh Setelah Pekik “Free Palestine
10:10
Video thumbnail
Momen Prabowo Berapi-api di Gontor, Kepalkan Tangan, Teriakkan “Free Palestine”
09:56

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

Persija Bidik Kemenangan Ketiga di Bali

Ratusan Ribu Rokok Ilegal Disita

Indonesia Amankan Laga Perdana

Iran Bersiap Hadapi Perang Besar

Samba Bersinar, City Menang Telak

Kemnaker Buka Magang Nasional Tahap 2