DPR Pusing Lihat Target 3 Juta Rumah Kementerian PKP

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Hamka B. Kady, menyoroti usulan tambahan anggaran sebesar Rp96,08 triliun yang diajukan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk Tahun Anggaran 2027. Sorotan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI bersama Sekretaris Jenderal Kementerian PKP, Didyk Choiroel.

Dalam rapat tersebut, Hamka mempertanyakan kejelasan roadmap pelaksanaan program pembangunan 3 juta rumah yang menjadi target pemerintah. Menurutnya, DPR membutuhkan kepastian apakah target tersebut memang ditetapkan untuk dicapai dalam satu tahun atau merupakan target jangka menengah selama beberapa tahun.

- Advertisement -

Ia menjelaskan, berdasarkan paparan Kementerian PKP, kebutuhan anggaran untuk merealisasikan program tersebut mencapai Rp94,23 triliun. Sementara itu, pagu indikatif yang tersedia saat ini hanya sebesar Rp8,93 triliun. Kesenjangan anggaran yang sangat besar itu, menurut Hamka, berpotensi menimbulkan kebuntuan dalam pembahasan APBN.

Sebagai anggota Badan Anggaran DPR, Hamka mengaku kesulitan membayangkan bagaimana pemerintah dapat memenuhi kebutuhan anggaran hingga puluhan triliun rupiah tersebut. Ia meminta penjelasan mengenai sumber pendanaan lain di luar APBN yang mungkin dapat dimanfaatkan, atau apakah nantinya akan ada kebijakan khusus maupun diskresi Presiden untuk memenuhi seluruh kebutuhan anggaran tersebut.

“Apa sih target tahun ini, apakah 3 juta rumah? Kalau itu memang yang ingin dilakukan berarti memang deadlock-nya ini kurang lebih, karena kebutuhan ini terlalu besar. Angan-angan untuk 3 juta rumah, sedangkan kebutuhannya Rp94,23 triliun, sementara anggaran yang tersedia hanya Rp8,93 triliun di pagu indikatif,” ujar Hamka dalam RDP.

- Advertisement -

Hamka juga mengingatkan bahwa pemerintah saat ini memiliki banyak program prioritas lain yang sama-sama membutuhkan dukungan anggaran. Karena itu, menurutnya, penyusunan target harus disesuaikan dengan kemampuan fiskal negara agar tetap realistis.

Ia menilai apabila target pembangunan 3 juta rumah sebenarnya dirancang dalam roadmap lima tahun, maka target tersebut masih memungkinkan untuk dicapai secara bertahap. Namun jika dipaksakan selesai dalam satu tahun tanpa adanya tambahan anggaran yang pasti, program tersebut dinilai akan sulit direalisasikan.

“Agak pusing saya melihatnya, karena kebutuhan anggarannya jauh sekali. Kita mengangan-angankan, realisasinya kemungkinan tanpa pagu indikatif ini ditambah nanti saya tidak bisa membayangkan apakah bisa ditambah untuk memenuhi Rp94 triliun ini. Nggak mungkin, Pak, kecuali perintah Presiden semua anggaran disisihkan untuk memenuhi Rp94 triliun. Saya barusan melihat ini agak sulit kita pikirkan dengan pikiran yang rasional kalau tidak ada injeksi yang fix,” tutupnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Alcaraz Juara Erste Bank Open 2026

JCCNetwork.id – Petenis Spanyol Carlos Alcaraz berhasil merebut gelar juara Erste Bank Open 2026 setelah mengalahkan wakil Australia, Alex de Minaur, dalam partai final...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50
Video thumbnail
Di Tengah Ramainya Isu Penyadapan dan Gejolak Polri, Ini Pesan Menko Dudung untuk Rakyat
02:11
Video thumbnail
Detik-Detik Hakim Suhartoyo Cecar Pemohon yang Tak Kenakan Toga #shorts #trending
01:48
Video thumbnail
Momen Hakim Suhartoyo Tegur Pemohon Uji UU Polri Tak Pakai Toga: Tidak Usah Ikut Sidang
09:05
Video thumbnail
Mengingat Pidato Prabowo, Pernah Singgung Pertandingan Jenderal-Jenderal #shorts #trending
01:24
Video thumbnail
Flashback Pidato Prabowo, Singgung Pertandingan Jenderal, Kini Muncul Dugaan Penyadapan Presiden
10:13
Video thumbnail
Detik Detik Jokowi Buka Semua Ijazah di Hadapan Roy Suryo Cs #shorts #trending
00:51
Video thumbnail
Detik-Detik Jokowi Disambut Para Pendukung Saat Tiba di PN Jaktim #shorts #trending
00:51
Video thumbnail
Yusril Ungkap Ancaman Hukuman Bagi Listyo Sigit Cs Buntut Penyadapan Presiden #shorts #trending
01:57
Video thumbnail
Yusril Ungkap Ancaman Hukuman Bagi Listyo Sigit Cs Buntut Penyadapan Presiden
08:02
Video thumbnail
Rocky Gerung Lempar Sindiran Menohok soal Dugaan Penyadapan Presiden #shorts #trending
01:44
Video thumbnail
Menohok, Rocky Gerung Sindir Soal Dugaan Penyadapan Presiden: Itu Kerjaan Polisi
10:40
Video thumbnail
Yusril Sebut Listyo Sigit Cs Diduga Ingin Melumpuhkan Kekuasaan Prabowo #shorts #trending
01:05
Video thumbnail
Yusril Ungkap Dugaan Listyo Sigit Cs Lumpuhkan Kekuasaan Presiden Prabowo
08:01
Video thumbnail
Mensesneg Blak-blakan, Sebut Aksi Penyadapan Presiden Mengarah ke Makar #shorts #trending
01:17
Video thumbnail
Kata Menkopolkam Soal Situasi Kamtibmas Saat Ini #shorts #trending
00:56
Video thumbnail
Ijazah Gibran Jadi Sorotan Lagi, Pemohon Bongkar Persoalan Pilpres 2024 dan Tantang MKMK Bertindak
08:40
Video thumbnail
Advokat Soroti Fenomena "Jeruk Makan Jeruk" Dalam Pengawasan Polri
09:30

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER