Pemerintah Amerika Serikat belum memberikan pernyataan resmi terkait perkembangan terbaru tersebut. Sebaliknya, Iran menyampaikan apresiasi terhadap upaya diplomatik yang dilakukan Pakistan dan Qatar dalam mempertemukan kepentingan berbagai pihak.
Selain isu Lebanon, dinamika di Selat Hormuz juga menjadi salah satu agenda penting dalam pembahasan.
Iran mengklaim jalur strategis pengiriman energi dunia itu kembali ditutup selama akhir pekan.
Namun, pihak Amerika Serikat menyatakan aktivitas pelayaran internasional di kawasan tersebut masih berlangsung normal.
Ancaman Trump Warnai Jalannya Perundingan
Suasana perundingan sempat memanas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan peringatan keras kepada Iran melalui media sosial.
Trump meminta Iran menghentikan dukungan terhadap kelompok-kelompok yang dianggap sebagai proksi di Lebanon.
Ia bahkan mengisyaratkan kemungkinan tindakan militer lanjutan apabila situasi tidak mengalami perubahan.



