Kali Mookervart Meluap, Jalan Daan Mogot Digenangi Air

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Banjir yang melanda kawasan Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total pada Kamis pagi. Genangan air terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Jakarta Barat sejak Rabu (28/1/2026) malam hingga Kamis dini hari, yang mengakibatkan Kali Mookervart meluap.

Luapan sungai tersebut merendam badan jalan di kedua arah, baik dari Cengkareng menuju Grogol maupun sebaliknya. Akibatnya, aktivitas kendaraan di salah satu jalur utama penghubung Jakarta Barat itu terganggu signifikan sejak pagi hari.

- Advertisement -

Pantauan di lapangan menunjukkan, genangan air dengan ketinggian bervariasi terjadi di sejumlah titik. Di sekitar Halte Jembatan Gantung, ketinggian air mencapai sekitar 30 sentimeter, sementara di kawasan Halte Transjakarta Taman Kota genangan tercatat setinggi kurang lebih 15 sentimeter. Kondisi ini memaksa pengendara untuk memperlambat laju kendaraan dan memilih sisi jalan yang relatif lebih dangkal.

Namun, tingginya volume kendaraan pada jam sibuk pagi memperparah situasi. Penumpukan kendaraan tak terhindarkan karena sebagian besar pengendara memusatkan laju di satu lajur yang dianggap lebih aman. Akibatnya, antrean panjang kendaraan terbentuk dan arus lalu lintas tersendat.

Situasi paling parah terjadi di depan Apartemen Victoria. Sejumlah pengendara sepeda motor nekat melawan arus dengan memanfaatkan jalur busway arah Grogol demi menghindari genangan yang lebih dalam. Tindakan tersebut semakin mempersempit ruang gerak kendaraan lain dan memperburuk kemacetan.

- Advertisement -

Di jalur berlawanan, antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga sekitar 5,5 kilometer, dimulai dari kawasan Halte Pulo Nangka hingga mendekati Gedung Mayora di wilayah Kalideres. Kendaraan nyaris tidak bergerak dan membutuhkan waktu lama untuk melintasi ruas jalan tersebut.

Kemacetan parah juga terjadi di perempatan lampu merah Cengkareng. Banyak pengendara sepeda motor memilih berputar balik, bahkan melawan arah, untuk mencari jalur alternatif. Namun, kepadatan yang merata di sejumlah ruas jalan sekitar membuat upaya tersebut tidak banyak membantu.

Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak kemacetan panjang, sementara genangan air belum sepenuhnya surut. Aparat terkait diharapkan segera melakukan pengaturan lalu lintas dan penanganan banjir guna memulihkan mobilitas warga yang terdampak.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Airlangga Puji Pertumbuhan Ekonomi 2025, Menkeu Beri Catatan

JCCNetwork.id-Pemerintah menampilkan perbedaan pandangan dalam menilai capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan apresiasi atas kinerja ekonomi nasional, sementara...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER