JCCNetwork.id-Harga perak murni produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada Senin (26/1/2026).
Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga perak Antam naik Rp 1.350 menjadi Rp 65.600 per gram.
Capaian tersebut melampaui rekor sebelumnya yang tercatat pada Sabtu (24/1/2026), ketika harga perak Antam melonjak Rp 3.650 ke level Rp 64.250 per gram.
Tren kenaikan ini menunjukkan penguatan harga yang berlanjut dalam beberapa hari terakhir.
Penguatan harga perak di pasar domestik sejalan dengan pergerakan harga perak global yang masih berada dalam tren reli.
Pada Jumat (23/1/2026), harga perak dunia dilaporkan menembus level tertinggi baru dengan melampaui US$ 100 per ons troi.
Kenaikan harga perak global didorong oleh meningkatnya permintaan investasi, konsumsi industri yang tetap kuat, serta keterbatasan pasokan fisik di pasar internasional.
Namun demikian, Chief Strategist BCA Research, Roukaya Ibrahim, menilai bahwa lonjakan harga perak saat ini tidak terlepas dari spekulasi pasar.
Menurutnya, sebagian sentimen positif telah tercermin dalam harga.
“Saya menilai sebagian sentimen positif, seperti inflasi global dan ketidakpastian geopolitik, telah tercermin dalam pergerakan harga saat ini,” pungkasnya.



