China Gelar Latihan Perang Terbesar, Taiwan Aktifkan Status Siaga dan Kerahkan Pasukan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork. id- Militer China menggelar latihan perang terbesar di sekitar Taiwan pada Senin, dengan skenario tembak langsung yang dirancang untuk mensimulasikan penutupan jalur laut dan blokade pelabuhan-pelabuhan strategis di pulau tersebut. Langkah ini kembali meningkatkan ketegangan di kawasan Asia Timur.

Beijing menegaskan bahwa latihan tersebut merupakan bagian dari upaya mempertahankan kedaulatan nasional. Pemerintah China tetap mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan menyatakan tidak akan menutup opsi penggunaan kekuatan militer untuk menyatukan kembali pulau itu dengan daratan utama.

- Advertisement -

Latihan yang diberi sandi “Misi Keadilan 2025” disebut otoritas China sebagai peringatan keras terhadap kelompok yang dianggap mendorong pemisahan Taiwan serta pihak asing yang dinilai ikut campur.

Kantor berita pemerintah Xinhua melaporkan bahwa operasi ini melibatkan unsur laut, udara, dan darat dalam pola manuver gabungan.

Menanggapi hal tersebut, pemerintah Taiwan mengecam keras tindakan Beijing. Kementerian Pertahanan Taiwan menilai latihan itu sebagai langkah tidak rasional yang berpotensi mengganggu stabilitas kawasan.

- Advertisement -

Taipei pun mengaktifkan pusat tanggap darurat dan mengerahkan kekuatan militer untuk memantau serta mengantisipasi perkembangan di lapangan.
Meski tidak menyebutkan durasi resmi, latihan ini diperkirakan berlangsung singkat dan berakhir sebelum pergantian tahun 2026.

Namun, pengamat militer menilai intensitas dan skala latihan kali ini menandai peningkatan signifikan dibandingkan manuver sebelumnya.

Juru bicara Komando Teater Timur militer China, Shi Yi, menyatakan bahwa pasukan China beroperasi dari berbagai arah dengan jarak dekat dari Taiwan.

Fokus latihan mencakup patroli kesiapan tempur maritim dan udara, penguasaan wilayah strategis, serta kemampuan menutup akses pelabuhan dan jalur penting.

Analis keamanan di Taipei menilai skenario tersebut mencerminkan upaya China untuk menguji kemampuan memperoleh dominasi laut dan udara sekaligus memutus potensi dukungan militer eksternal bagi Taiwan.

Latihan ini juga menjadi putaran besar ketujuh sejak 2022, ketika kunjungan pejabat tinggi Amerika Serikat ke Taiwan memicu eskalasi ketegangan.

Di sisi lain, langkah Beijing dinilai berkaitan erat dengan dinamika hubungan China–Amerika Serikat. Latihan ini berlangsung tak lama setelah Washington mengumumkan rencana penjualan senjata senilai miliaran dolar AS kepada Taiwan.

Sejumlah analis menilai Beijing tengah mengukur respons politik dan militer Amerika Serikat terhadap tekanan yang semakin meningkat.

China sebelumnya telah menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan dan eksekutif pertahanan Amerika sebagai bentuk protes.

Namun, pengamat menilai sanksi tersebut lebih bersifat simbolik, sehingga latihan militer skala besar digunakan sebagai pesan langsung ketidakpuasan Beijing.
Ketegangan regional juga melibatkan Jepang.

Pernyataan Perdana Menteri Jepang yang membuka kemungkinan keterlibatan Tokyo jika Taiwan diserang memicu kemarahan Beijing. Hubungan kedua negara pun memburuk, dengan China menuntut klarifikasi, sementara Jepang bertahan pada sikapnya.

Selain faktor eksternal, latihan ini juga dinilai menyasar situasi politik domestik Taiwan. Kondisi politik yang terbelah antara eksekutif dan legislatif telah menghambat sejumlah kebijakan pertahanan, termasuk rencana peningkatan anggaran militer.

Pengamat menilai Beijing berupaya memanfaatkan celah tersebut untuk memperkuat tekanan politik dan psikologis terhadap pemerintah Taiwan.

Latihan perang ini menegaskan bahwa isu Taiwan tetap menjadi titik rawan utama di kawasan, dengan potensi dampak luas terhadap stabilitas regional dan hubungan kekuatan besar dunia.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Karate Tambah Perunggu Indonesia

JCCNetwork.id-Karateka Indonesia Cok Istri Agung Sanistyrani menyumbangkan medali perunggu pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.Ia meraih medali tersebut dari nomor kumite putri kelas -55...

Cabai Rawit Tembus Rp104.850 per Kg

Harga Cabai dan Telur Masih Tinggi

Persib Istirahat Usai Jadwal Padat

Indonesia Tembus Final Asian Games

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER