Awal Perdagangan Selasa, IHSG Bertahan di Zona Hijau

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Selasa (16/12/2025) di zona positif. Pada pembukaan, IHSG menguat 0,54 persen dan berada di level 8.696.

Memasuki menit-menit awal perdagangan, laju penguatan IHSG cenderung terbatas. Indeks bergerak naik 0,19 persen ke posisi 8.666. Pergerakan saham tercatat variatif, dengan 266 saham menguat, 203 saham melemah, dan 488 saham lainnya stagnan. Nilai transaksi awal mencapai Rp1,2 triliun dengan volume perdagangan sebesar 2,2 miliar saham.

- Advertisement -

Sejumlah indeks acuan turut mencatatkan pergerakan beragam. Indeks LQ45 naik 0,48 persen ke level 856,97 dan Jakarta Islamic Index (JII) menguat 0,59 persen ke 582,82. Sementara itu, indeks MNC36 terkoreksi 0,23 persen ke 345,90 dan IDX30 melemah tipis 0,04 persen ke posisi 439,92.

Dari sisi sektoral, mayoritas indeks bergerak di zona hijau, dipimpin sektor energi, konsumer non-siklikal, konsumer siklikal, keuangan, infrastruktur, transportasi, industri, teknologi, dan kesehatan. Adapun sektor properti serta bahan baku tercatat melemah.

Pada perdagangan pagi ini, saham PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) memimpin daftar penguatan dengan lonjakan 25 persen ke harga Rp2.800. Disusul PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) yang naik 25 persen ke Rp850 dan PT Victoria Insurance Tbk (VINS) menguat 22,64 persen ke Rp260.

- Advertisement -

Sebaliknya, tekanan jual dialami sejumlah saham yang masuk jajaran top losers. PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) turun 14,86 persen ke Rp630, PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Tbk (XBLQ) melemah 14,68 persen ke Rp436, serta PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) terkoreksi 14,06 persen ke level Rp1.865.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Fermin Lopez Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026

JCCNetwork.id-Fermin Lopez dipastikan absen memperkuat Tim nasional sepak bola Spanyol pada Piala Dunia 2026 setelah menjalani operasi akibat cedera patah tulang kaki kanan. Cedera tersebut...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER