Jejak Illegal Logging Terendus di Aceh

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Dugaan praktik pembalakan liar kembali mengemuka di Aceh. Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri tengah menyelidiki aktivitas penebangan dan pembukaan lahan ilegal di kawasan hulu Sungai Tamiang, wilayah yang seharusnya masuk dalam zona perlindungan hutan.

 

- Advertisement -

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Mohammad Irhamni mengungkapkan, informasi awal yang diterima menunjukkan adanya kegiatan illegal logging dan land clearing yang dilakukan oleh masyarakat di kawasan tersebut. Temuan ini menguat setelah tim mendapati pola kerja yang diduga terorganisasi.

“Modusnya kayu dipotong, ditumpuk di bantaran sungai, lalu dihanyutkan saat debit air naik. Untuk kayu besar, dipotong lebih kecil agar mudah terbawa arus,” kata Irhamni, Selasa (9/12/2025).

Lokasi penebangan menjadi sorotan utama karena diduga berada dalam kawasan hutan lindung yang membentang di sepanjang aliran Sungai Tamiang. Meski jenis kayu yang ditebang bukan termasuk kategori kayu keras bernilai tinggi, seluruh aktivitas tersebut tetap diwajibkan memiliki izin resmi. Namun sejauh ini, mayoritas kegiatan diduga dilakukan tanpa dokumen legal.

- Advertisement -

Bareskrim memastikan penyelidikan masih terus berjalan untuk memastikan unsur pidana dalam kasus ini. Fokus utama penyidikan diarahkan pada aktivitas pembalakan liar yang terjadi di sepanjang wilayah hulu Sungai Tamiang, sekaligus mengungkap jaringan pelaku di balik kegiatan tersebut.

Kasus ini turut berkaitan dengan temuan kayu gelondongan yang terbawa banjir besar di sejumlah wilayah Sumatra. Untuk menelusuri asal-usul kayu tersebut, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni sebelumnya menemui Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri pada 4 Desember 2025.

Raja Juli menegaskan, koordinasi dengan Polri menjadi langkah penting dalam membongkar sumber kayu yang diduga berasal dari aktivitas ilegal di kawasan hulu. Ia menyebut investigasi awal dilakukan dengan pengambilan sampel kayu yang terdampar hingga ke wilayah laut.

“Kami menggunakan teknologi identifikasi kayu otomatis atau AIKO untuk membaca anatomi kayu. Dari situ akan didapat indikasi awal tentang asal muasal kayu tersebut,” ujar Raja Juli.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Bupati Pati Sudewo Terjaring OTT di Daerahnya Sendiri

JCCNetwork.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membekuk Bupati Pati, Sudewo (SDW), dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, pada...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER