JCCNetwork.id- Ketua Harian Pasbata Prabowo Jawa Tengah memberikan apresiasi tinggi kepada Gubernur Jawa Tengah atas langkah cepat, sigap, dan taktis dalam menangani isu dugaan keracunan yang terjadi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa daerah.
Gubernur Jateng diketahui langsung turun ke lapangan, meninjau sejumlah dapur mitra penyedia MBG bersama jajaran dan tim ahli di bidang gizi, kesehatan, serta keamanan pangan. Dalam kunjungan itu, Gubernur tidak hanya memberi motivasi kepada pengelola dapur, tetapi juga menegaskan bahwa program strategis nasional ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Gubernur Jateng diketahui langsung turun ke lapangan, meninjau sejumlah dapur mitra penyedia MBG bersama jajaran dan tim ahli di bidang gizi, kesehatan, serta keamanan pangan. Dalam kunjungan itu, Gubernur tidak hanya memberi motivasi kepada pengelola dapur, tetapi juga menegaskan bahwa program strategis nasional ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Lalu menekankan pentingnya sertifikasi Sarana Produksi Pangan Gizi (SPPG) bagi setiap dapur penyedia makanan, sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, pengawasan lapangan diperkuat melalui keterlibatan puskesmas, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas di setiap kecamatan untuk siaga 24 jam dalam mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.
Langkah mitigasi yang ditempuh Gubernur dinilai tepat, terutama dengan dibentuknya Satgas Koordinasi MBG di tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang diketuai oleh wakil kepala daerah setempat.
Terkait beredarnya narasi di media sosial yang menuding Gubernur Ahmad Luthfi tidak berempati terhadap kasus keracunan, Pasbata Prabowo Jateng menilai hal tersebut sebagai bentuk penyebaran informasi menyesatkan yang bermuatan politik.
“Jangan ada pihak yang memelintir ucapan Gubernur demi kepentingan kelompok. Ini program strategis pemerintah pusat yang harus dijaga bersama,” tegas Ketua Harian Pasbata Prabowo Jateng.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap mendukung kelanjutan program MBG yang bertujuan memastikan tidak ada warga, terutama anak sekolah, yang kelaparan.
“Tak ada satu pun pemimpin yang ingin melihat anak-anaknya kelaparan atau sakit karena makanan. Mari bersama kita dukung program ini agar semakin baik dan bermanfaat,” pungkasnya.























