Tragedi Kebakaran Warteg, Satu Korban Jiwa

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id -Kebakaran hebat melanda sebuah warteg di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Rabu (19/3/2025) dini hari.

Seorang anak berusia delapan tahun, Azka, tewas setelah terjebak di dalam kamar saat api melalap bangunan dua lantai tersebut.

- Advertisement -

Kepanikan melanda warga sekitar ketika api dengan cepat membesar, dipicu oleh banyaknya material mudah terbakar serta hembusan angin kencang.

Dugaan sementara, kebakaran ini disebabkan korsleting listrik dari lantai satu warteg, yang kemudian merembet ke lantai dua—tempat korban dan kedua orang tuanya tinggal.

Wadanton Damkar Tangsel, Murodih, mengungkapkan bahwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 23.43 WIB.

- Advertisement -

Tim pemadam tiba di lokasi dalam waktu 10 menit, namun proses pemadaman sempat terhambat oleh banyaknya warga yang berkerumun untuk menyaksikan kejadian.

“Saya mendapat kabar kebakaran warteg ini pukul 23.43 WIB dan dalam 10 menit sudah sampai ke TKP. Ada satu korban meninggal berumur kurang lebih delapan tahun. Kami kesulitan melakukan pemadaman karena banyaknya masyarakat yang ingin menyaksikan kebakaran ini,” kata Murodih.

Dalam insiden ini, kedua orang tua korban berhasil menyelamatkan diri dengan melompat dari lantai dua, namun tidak sempat mengevakuasi Azka yang masih tertidur.

Satu unit sepeda motor yang terparkir di dalam warteg juga hangus terbakar.

Jenazah korban telah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk keperluan autopsi.

Sementara itu, api berhasil dipadamkan satu jam kemudian setelah empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kemenkeu Usul PNM Kelola KUR

JCCNetwork.id- Kementerian Keuangan mengusulkan pengalihan pengelolaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kepada Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara sebagai bagian dari upaya memperkuat penyaluran...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER