CCTV Ungkap Detik Makan Malam Terahir Mutilasi Kediri

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id-Kasus pembunuhan dan mutilasi wanita dalam koper merah yang menggemparkan Kediri masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian. Misteri di balik kejahatan sadis ini perlahan mulai terkuak setelah rekaman CCTV yang menunjukkan detik-detik terakhir korban sebelum dibunuh beredar di publik.

Korban diketahui bernama Uswatun Hasanah (UH), seorang perempuan berusia 29 tahun asal Blitar.

- Advertisement -

Ia menjadi korban kebengisan Rohmat Tri Hartanto (RTH) alias A, pria berusia 33 tahun yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Usai dibunuh dan dimutilasi di kamar hotel, jasad korban dimasukkan ke dalam koper dan dibuang di kawasan Ngawi, Jawa Timur.

Sebuah rekaman CCTV yang baru-baru ini beredar semakin menguak kejanggalan kasus ini. Video tersebut menunjukkan tersangka Rohmat Tri Hartanto dan korban Uswatun Hasanah tengah menikmati makan malam di sebuah restoran di Kota Kediri, hanya beberapa jam sebelum peristiwa tragis itu terjadi.

Rekaman yang diambil pada 19 Januari 2025 tersebut menunjukkan keduanya tiba di Restoran Keboen Rodjo, yang berlokasi di Jalan Mayor Bismo, Kecamatan Kota, Kabupaten Kediri, pada pukul 19.49 WIB.

- Advertisement -

Dalam video itu, korban dan tersangka terlihat akrab, saling berbincang, bahkan tampak mesraselama menikmati makan malam mereka. Tak ada tanda-tanda ketegangan atau perselisihan di antara keduanya.

Sekitar 40 menit kemudian, tepatnya pukul 20.28 WIB, pasangan itu meninggalkan restoran. Tidak ada yang menyangka bahwa itu adalah malam terakhir bagi Uswatun Hasanah.

Namun, suasana berubah drastis saat CCTV hotel merekam pergerakan mencurigakan tersangka beberapa jam kemudian. Pada 20 Januari 2025, pukul 01.00 WIB, Rohmat terlihat masuk ke kamar hotel dengan membawa koper.

Yang lebih mengerikan, dalam rekaman berikutnya pada pukul 05.00 WIB, tersangka tampak keluar dari kamar dengan koper yang sama.

Kali ini, koper tersebut tampak lebih penuh dan berat, menimbulkan kecurigaan bahwa jasad korban telah dimasukkan ke dalamnya. Tanpa ragu, Rohmat membawa koper tersebut menuju parkiran dan memasukkannya ke dalam bagasi mobil.

Polda Jawa Timur membenarkan keberadaan rekaman CCTV yang mengungkap pertemuan terakhir antara korban dan tersangka sebelum pembunuhan terjadi. Polisi juga memastikan bahwa Rohmat telah menjalani pemeriksaan psikologisuntuk mengetahui kondisi kejiwaannya.

“Seperti yang disampaikan oleh Dirkrimum, sebelum terjadinya mutilasi, tersangka dan korban sempat makan malam bersama, sesuai dengan video yang beredar,” jelas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, pada Jumat (31/1/2025) malam.

Lebih lanjut, Dirmanto menyebut bahwa psikiater telah melakukan pemeriksaan intensif selama enam jam terhadap tersangka, namun hasilnya masih dalam tahap analisis.

“Selain itu, kami juga telah melakukan pemeriksaan dengan psikiater selama 6 jam. Hasilnya masih dalam proses analisis. Jika sudah ada keputusan, kami akan sampaikan apakah tersangka merupakan psikopat atau tidak,” tambahnya.

Meskipun dalam rekaman CCTV keduanya tampak mesra tanpa tanda-tanda perselisihan, penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa ada masalah yang cukup serius antara korban dan tersangka. Namun, pihak kepolisian masih belum mengungkap secara rinci motif di balik pembunuhan sadis ini.

Apakah ini kasus dendam pribadi? Atau ada faktor lain yang melatarbelakangi aksi keji Rohmat? Polda Jawa Timur berjanji akan terus mendalami kasus ini hingga semua fakta terungkap dan pelaku mendapat hukuman setimpal.

Sementara itu, publik masih dikejutkan dengan bagaimana hubungan yang tampak harmonis dalam rekaman CCTV bisa berakhir dalam tragedi brutal. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa kejahatan bisa terjadi kapan saja, bahkan di saat yang paling tak terduga.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Tragedi di Majalengka Tiga Anak Satu Keluarga Meninggal Beruntun Usai Demam Tinggi

JCCNetwork.id- Duka menyelimuti satu keluarga di Desa Gandu, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Tiga anak dalam keluarga tersebut meninggal dunia secara beruntun setelah...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Rocky Gerung Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden, Lalu Tunjuk Foto Prabowo: Hak Patennya di Sini
08:46
Video thumbnail
Prabowo Tanggapi Polemik Ucapan “Goblok”: Saya Paling Hormat Sama Pakar
08:01
Video thumbnail
Mentan Amran Kasih Tips Sukses ke Mahasiswa UIN Jakarta, Singgung Nama Steve Jobs hingga Jack Ma
12:39
Video thumbnail
Cari Solusi Atasi Karhutla, Presiden Prabowo Langsung Tanya Pakar, Langkah Terbaik Apa?
17:05
Video thumbnail
Ipoleksosbudhankamnas Diterapkan Radikal, Benarkah Isu Perampasan Aset Bisa Berubah?
10:20
Video thumbnail
Pemerintah Pastikan Investigasi Proses Pembebasan Bersyarat Bechi
03:51
Video thumbnail
Geger Ada Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Pemerintah Ingatkan Jangan Terburu-buru Menyimpulkan
05:15
Video thumbnail
Game Theory Jadi Pisau Analisis Pakar, Mengapa Dikaitkan dengan RUU Perampasan Aset?
09:59
Video thumbnail
Prabowo Bikin Gebrakan Baru, Badan Pengelolaan Gambut, Begini Tugas dan Fungsinya
07:02
Video thumbnail
Begini Kronologi Ombudsman Bersitegang dengan Petugas Saat Cek Kamar Mewah di Lapas Cibinong
08:15
Video thumbnail
Daratan Baru Nongol Dekat Anak Krakatau, Ini Penjelasan BMKG
05:30
Video thumbnail
Ini Bener Bener yang Datang Menteri Keuangan RI #shorts #trending
01:43
Video thumbnail
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Bikin Geger, Pemerintah Bilang Begini... #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Atasi Karhutla, Prabowo Bentuk Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional
06:01
Video thumbnail
Yusril Tegas Soal Lapas Mewah Cibinong: Terbukti Disanksi, Tak Sesuai Fakta Minta Klarifikasi
04:52
Video thumbnail
Bagaimana Jika Andaikan Gugatan Ijazah Gibran di MK Dikabulkan?
11:24
Video thumbnail
Di Hadapan Hakim MK Penggugat Minta Presiden Prabowo Siapkan 2 Nama Calon Wapres dalam 60 Hari
09:32
Video thumbnail
Soenarko Buka bukaan soal Gugatan PHPU Gibran
08:57
Video thumbnail
Bechi Bebas, DPR Bereaksi Keras Sebut Melepaskan Predator, Negara Izinkan Korban Lain Berjatuhan
08:34
Video thumbnail
Yusril Belum Bisa Bayangkan Dampaknya Jika Andaikan Gugatan Ijazah Gibran di MK Dikabulkan #shorts
01:22

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER