Banjir Rendam Kapuk Cengkareng, Warga Terjebak dan Belum Terima Bantuan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Sejumlah rumah warga di Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 70 sentimeter. Hingga Rabu (29/1/2025) siang, air masih belum surut, sementara bantuan dari pemerintah belum juga datang.

Banjir yang mulai menggenangi wilayah tersebut sejak Selasa (28/1/2025) malam telah memaksa warga untuk beradaptasi dalam kondisi darurat. Banyak yang harus tidur di atas papan atau tempat yang lebih tinggi agar terhindar dari genangan air.

- Advertisement -

Mereka yang memiliki rumah bertingkat terpaksa mengungsi ke lantai dua, sementara warga yang rumahnya tidak memiliki lantai atas harus mencari cara agar tetap bertahan di tengah keterbatasan.

Menurut pantauan di Jalan Gotong Royong, RT 7 RW 8, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, air telah merendam akses jalan dan masuk ke dalam rumah warga. Beberapa kendaraan tampak terendam setengah badan, menyulitkan mobilitas warga untuk beraktivitas.

Salah satu warga, Hendra (42), mengungkapkan bahwa hingga kini belum ada bantuan yang diberikan kepada mereka, baik dari pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya. “Kami belum menerima bantuan apa pun. Air masih tinggi, dan kami terpaksa bertahan sebisa mungkin. Semoga ada perhatian dari pemerintah,” ujarnya.

- Advertisement -

Banjir di kawasan ini diduga disebabkan oleh meningkatnya debit air di Kali Kapuk. Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir memperparah kondisi, sehingga air meluap dan menggenangi permukiman warga.

Hingga Rabu siang, air belum menunjukkan tanda-tanda surut, dan warga masih berjibaku dengan genangan yang membatasi aktivitas mereka.

Sebagian warga berharap agar pemerintah segera turun tangan dengan memberikan bantuan, baik berupa makanan, air bersih, maupun kebutuhan dasar lainnya. Selain itu, mereka juga meminta adanya solusi jangka panjang agar banjir tahunan ini tidak terus berulang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah daerah terkait penanganan banjir di wilayah Kapuk, Cengkareng. Warga masih menunggu langkah konkret untuk mengatasi dampak banjir yang kian menyulitkan kehidupan mereka.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Satu Ton Merkuri Ilegal Digagalkan ke Filipina

JCCNetwork.id- Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil membongkar praktik penyelundupan bahan kimia berbahaya berupa merkuri...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER