Putus Asa Cari Keadilan, Sumpah Pocong Kembali Jadi Andalan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Sumpah pocong, ritual yang dihidupkan kembali oleh kubu Saka Tatal, memantik kontroversi di tengah masyarakat. Praktik kuno yang dilakukan sebagai upaya untuk mencari keadilan ini menuai beragam reaksi, mulai dari kritik tajam hingga dukungan skeptis.

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikhsan Abdullah, menilai bahwa sumpah pocong adalah cerminan dari rasa frustasi masyarakat yang merasa tidak lagi menemukan keadilan di negeri ini.

- Advertisement -

Namun, Ketua Pimpinan Wilayah Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat, Iman Setiawan Latief, memberikan pandangan yang berbeda. Ia dengan tegas menyatakan bahwa sumpah pocong bukanlah bagian dari ajaran Islam.

Untuk itu ia menekankan pentingnya masyarakat untuk tetap berpegang pada mekanisme hukum yang sah dan meninggalkan praktik-praktik yang tidak memiliki dasar agama.

Sementara itu perdebatan terus berlanjut, keadilan yang sejati tampaknya masih menjadi impian yang sulit digapai.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Cerita dari ‘Ojol’ menjadi ‘Pengusaha Ojol’

JCCNetwork.id - Ketua DPD Oraski Jawa Timur untuk Roda Empat, Tito menegaskan bahwa perjuangan mereka belum akan berhenti selama aturan nasional yang tegas dan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER