JCCNetwork.id- Peristiwa tragis kembali mengguncang Pekanbaru setelah seorang pengendara mobil menabrak sejumlah pengendara sepeda motor, menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya. Insiden yang terjadi pada Sabtu pagi ini melibatkan sebuah mobil Toyota Avanza yang dikemudikan oleh Prima Putra Ardiansyah, seorang pria yang terbukti positif mengonsumsi narkoba.
Kecelakaan maut ini mengakibatkan Noverdi, seorang driver ojek online berusia 49 tahun, kehilangan nyawanya. Noverdi tewas seketika setelah motornya dihantam oleh mobil Avanza yang bergerak liar di Jalan Adi Sucipto. Selain itu, tiga pengendara lainnya yang juga terlibat dalam kecelakaan tersebut mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan.
Menurut keterangan Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Alvin Agung Wibawa, kecelakaan tersebut melibatkan satu mobil dan empat sepeda motor. Saat ini, pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian, dan hasil tes urine menunjukkan bahwa pelaku positif menggunakan narkoba.
“Pelaku yang menyebabkan kecelakaan beruntun telah kita amankan. Hasil tes urine dia positif narkoba,” kata Kasat Lantas Kompol Alvin Sabtu (10/8/2024).
Kronologi kecelakaan ini dimulai ketika pelaku mengendarai mobil Toyota Avanza Veloz dengan nomor polisi BM 1884 ZA di Jalan Adi Sucipto. Sabtu (10/8/2024) sekitar pukul 10.00 WIB, mobil yang dikemudikan pelaku bergerak dari arah barat menuju timur dengan kecepatan sedang. Namun, setibanya di depan Toko Buku Ikhlas, mobil tersebut tiba-tiba melebar ke lajur berlawanan dan menabrak sepeda motor Honda Beat Street yang dikendarai oleh Noverdi.
“Kemudian bertabrakan lagi dengan Motor Honda Vario BM 2315 AAC yang dikendarai oleh Solihin, kemudian bertabrakan lagi dengan motor Honda Vario BM 2708 ABT yang dikendarai oleh Isineti kemudian bertabrakan lagi dengan Honda Supra BM 2041 JI yang dikendarai oleh Masriza, yang ke 4 motor tersebut bergerak di lajur arah berlawanan datang dari arah timur menuju ke barat,” imbuhnya.
Akibat kecelakaan beruntun ini, Noverdi meninggal dunia di tempat kejadian, sementara tiga pengendara lainnya mengalami luka-luka yang cukup serius. Ketiga korban luka saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit setempat.



