JCCNetwork.id – Militer Amerika Serikat (AS) dan Israel masih enggan berkomentar soal pimpinan Hamas, Ismail Haniyeh yang dikabarkan tewas di Teheran, Iran pada Rabu (31/7/2024).
Sebelumnya, sejumlah laporan media mengatakan bahwa Ismail Haniyeh meninggal di kediamannya di Teheran setelah bertemu Presiden Iran, Pezehskian pada Selasa (30/7/2024) waktu setempat.
Washington mengatakan, mengetahui informasi meninggalnya Ismail Haniyeh di Teheran.
Akan tetapi, pihaknya belum bisa memberikan komentar lebih lanjut.
Melansir laporan AFP, bahwa pihak Hamas menglaim Israel sebagai dalang dari pembunuhan pimpinan mereka tersebut.
“Saudara, pemimpin, mujahid Ismail Haniyeh, kepala gerakan (Hamas), tewas dalam serangan Zionis di markas besarnya di Teheran setelah ia berpartisipasi dalam pelantikan presiden (Iran) yang baru,” berikut pernyataan Hamas melansir laman AFP.
Ismail dikabarkan sebelumnya mengunjungi Iran untuk menghadiri pelantikan Presiden Iran yang baru yakni Masoud Pezeshkian.



