Pasalnya, dalam 248 tahun sejarahnya, Amerika Serikat belum pernah di pimpin seorang presiden wanita.
Dengan mundurnya Biden dari bursa Pilpres AS, Harris memiliki kurang dari empat bulan untuk mengumpulkan dukungan.
- Advertisement -
Untuk saat ini, Harris kabarnya sudah mengantongi sejumlah dukungan dari tokoh-tokoh partai demokrat seperti Hillary Clinton, Bill Clinton, dan Joe Biden.
Adapun berdasarkan survei Reuters pada 15-16 Juli 2024, Harris dan Trump meraih suara imbang 44 persen dukungan dalam head to head.
Meski demikian, eks Ketua DPR Nancy Pelosi masih menyuarakan penolakan.
- Advertisement -
Ia juga dengan tegas meminta Partai Demokrat untuk mendaur ulang pemilihan terbuka menggantikan pengganti Biden.
- Advertisement -



