JCCNetwork.id- Banjir masih melanda sejumlah wilayah di DKI Jakarta hingga Selasa (5/5) pagi, menyusul hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Senin (4/5) malam. Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mencatat sebanyak 115 rukun tetangga (RT) masih terendam dengan ketinggian air bervariasi.
Laporan yang dihimpun pada pukul 07.00 WIB menunjukkan genangan tersebar di tiga wilayah administrasi, yakni Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Banjir dipicu oleh curah hujan tinggi serta meluapnya sejumlah aliran sungai yang melintasi kawasan permukiman.
Di Jakarta Selatan, wilayah terdampak paling luas dengan total 78 RT terendam. Sejumlah kelurahan yang terdampak antara lain Petogogan, Pela Mampang, Pejaten Timur, hingga Bintaro. Sementara itu, Jakarta Timur mencatat 22 RT terdampak, terutama di kawasan Kampung Melayu, Cawang, dan Bidara Cina. Adapun Jakarta Barat terdapat 15 RT yang terendam, termasuk di Kedoya Selatan dan Kembangan Selatan.
BPBD mencatat tinggi muka air berkisar antara 15 sentimeter hingga mencapai 240 sentimeter di beberapa titik. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas warga dan memaksa sebagian warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Data sementara menunjukkan sedikitnya 34 kepala keluarga atau 118 jiwa mengungsi. Pengungsian tersebar di beberapa titik, seperti musala kantor kelurahan di Kedoya Selatan serta rumah warga dan tempat ibadah di Pejaten Timur.
Selain merendam permukiman, genangan juga mengganggu akses transportasi di sejumlah ruas jalan utama. Beberapa jalan yang dilaporkan tergenang antara lain Jalan Ciledug Raya di kawasan Cipulir, Jalan Swadarma di Ulujami, Jalan Rahayu di Jakarta Timur, serta Jalan Puri Kembangan di Jakarta Barat.
Banjir kali ini dipicu oleh luapan sejumlah sungai, di antaranya Kali Krukut, Kali Grogol, Kali Angke, Kali Pesanggrahan, Kali Mampang, hingga Kali Ciliwung yang meluap akibat tingginya intensitas hujan.
Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprakirakan kondisi cuaca di wilayah DKI Jakarta pada Selasa (5/5) cenderung berawan hingga hujan ringan. Adapun wilayah Kepulauan Seribu diprediksi menjadi satu-satunya kawasan yang berpotensi mengalami hujan disertai petir.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan, terutama di wilayah bantaran sungai, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dalam beberapa waktu ke depan.



