Gegara Polemik Anjing, Nasarius Jadi Korban Penghakiman Cepat di Medsos

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Sebuah insiden penganiayaan anjing di Plaza Indonesia telah memicu perdebatan luas di media sosial. Video singkat yang menunjukkan Nasarius, seorang satpam Plaza Indonesia, memukul seekor anjing penjaga bernama Fay, menjadi viral setelah diunggah oleh artis Robby Purba.

Persoalan ini menimbulkan gelombang protes yang berujung pada pemecatan Nasarius.

- Advertisement -

Dalam hitungan jam, tanpa banyak penjelasan, dia kehilangan pekerjaannya sebagai satpam. Hujatan dari warganet pun membanjir, membuat situasi semakin sulit bagi Nasarius.arius.

Nasarius, yang terdesak oleh tekanan sosial media, akhirnya membuat video permintaan maaf. Dengan penuh air mata, ia menjelaskan bahwa tindakannya memukul Fay bertujuan untuk mencegah anjing tersebut memakan anak kucing yang berada di area tersebut.

Meskipun ia mengakui kesalahannya, penjelasan ini tidak segera mengubah nasibnya.

- Advertisement -

Setelah beberapa hari, rekaman CCTV lengkap dari insiden tersebut tersebar. Bukti ini menunjukkan bahwa pernyataan Nasarius benar adanya; ia mencoba melindungi anak kucing dari ancaman anjing.

Pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter hewan juga memastikan bahwa pukulan tersebut tidak menyebabkan cedera serius pada Fay.

- Advertisement -

Gelombang opini publik pun berubah. Kini, warganet yang sebelumnya menghakimi Nasarius berbalik membela. Mereka mulai mengecam Robby Purba karena dianggap terlalu cepat memviralkan video tanpa mengetahui konteks penuh dari kejadian tersebut.

Kasus-kasus besar seperti Ferdy Sambo dan Mario Dandy menunjukkan bagaimana media sosial dapat menekan pemegang kekuasaan untuk bertindak adil. Tetapi, anomali seperti yang dialami Nasarius memperlihatkan sisi gelap dari kekuatan ini. Seorang satpam tanpa kuasa dihancurkan oleh arus opini publik yang bergerak cepat, lebih cepat dari penyelidikan fakta yang seharusnya dilakukan.

Beruntung, kebenaran akhirnya terungkap dan Nasarius mendapat simpati publik setelah fakta lengkap muncul. Meskipun demikian, kasus ini menjadi pelajaran penting tentang bagaimana media sosial digunakan. Tidak semua permasalahan harus diselesaikan di ranah publik dengan cepat.

BERITA TERBARU

spot_img

EKONOMI

TERPOPULER