JCCNetwork.id- American Airlines menghadapi gugatan dari tiga pria kulit hitam lantaran mereka dikeluarkan dari penerbangan atas keluhan tentang bau badan, yang menurut mereka, merupakan tindakan diskriminatif. Kejadian ini terjadi pada penerbangan dari Phoenix, Arizona, ke New York pada tanggal 5 Januari.
Menurut pernyataan bersama ketiga pria tersebut, mereka merasa dikeluarkan dari pesawat karena warna kulit mereka, yang menyebabkan perasaan malu dan merendahkan martabat mereka.
“American Airlines mengusir kami dengan alasan kami berkulit hitam, mempermalukan kami, dan merendahkan kami,” ungkap ketiga pria pada hari Rabu (29/5/2024), dikutip.
American Airlines mengatakan sedang menyelidiki klaim ini dan menegaskan bahwa perusahaan tidak mentoleransi diskriminasi.
Gugatan yang diajukan oleh kelompok advokasi konsumen Public Citizen menyebutkan bahwa ketiga pria tersebut duduk di kursi mereka dan akan meninggalkan Phoenix ketika diminta keluar oleh seorang pramugari.
Pada saat yang sama, pilot membuat pengumuman kepada penumpang tentang penundaan karena “bau badan”.
Maskapai yang berbasis di Texas ini mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki masalah ini karena tuduhan tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai perusahaan.
Menurut gugatan federal yang diajukan oleh kelompok advokasi konsumen Public Citizen, ketiga pria tersebut sudah duduk di kursi mereka dan akan bersiap-siap untuk meninggalkan Phoenix namun seorang pramugari menghampiri mereka dan meminta mereka untuk keluar dari pesawat.
Ketiganya adalah Alvin Jackson, Emmanuel Jean Joseph, dan Xavier Veal
Gugatan ini menuntut American Airlines untuk membayar ganti rugi yang tidak disebutkan atas “trauma” yang dialami para pria tersebut.
Salah satu pria yang menggugat menyebut pengalaman ini sebagai pengingat akan diskriminasi rasial yang masih ada pada tahun 2024 dan menegaskan perlunya tindakan hukum untuk memastikan perusahaan penerbangan bertanggung jawab atas tindakannya.
Peristiwa ini juga mengingatkan pada saran perjalanan yang dikeluarkan oleh NAACP pada tahun 2017, yang kemudian dicabut setelah American Airlines mengumumkan perubahan dalam operasinya.



