Tinjau Layanan RSUD, Begini Kata Dirut BPJS Kesehatan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Ghufron Mukti, melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciracas di Jakarta Timur, Rabu.

Kunjungan ini bertujuan untuk mengecek layanan kesehatan di rumah sakit tipe D tersebut.

- Advertisement -

Di dampingi Direktur RSUD Ciracas, Gafar Hartatiyanto, Ghufron Mukti meninjau sejumlah ruangan, termasuk unit gawat darurat (UGD) dan ruang rawat inap.

Dalam kesempatan tersebut, Ghufron juga berbincang dengan beberapa pasien mengenai pelayanan yang mereka terima.
Ghufron menilai layanan kesehatan di RSUD Ciracas sangat baik, baik dari dokter maupun perawat.

“Saya belum pernah dari sekian pasien yang saya tanya itu dengan kartu BPJS kesehatan mengalami kesulitan. Semua menyatakan mudah, dokternya dan perawatnya ramah. Tidak ada diskriminasi atau perbedaan,” kata dia

- Advertisement -

Ia juga menyatakan bahwa peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak dibatasi waktu rawat inap di rumah sakit.

“Tadi saya tanya salah satu pasien yang terkena DBD, bahwa sudah dirawat di rumah sakit selama empat hari. Jadi, tidak benar kalau rawat inap pasien BPJS Kesehatan dibatasi hanya tiga hari,” papar Ghufron.

“Tapi, saya tak hanya evaluasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), tapi semuanya. KRIS atau tidak KRIS kita kunjungi semuanya. Yang jelas pelayanan kesehatan di RSUD Ciracas baik sekali dan Dirutnya luar biasa,” ucapnya.

Ghufron menambahkan, kunjungannya tidak hanya untuk mengevaluasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) tetapi juga semua layanan.

Sementara itu, Direktur RSUD Ciracas, Gafar Hartatiyanto, menyambut baik kedatangan Dirut BPJS Kesehatan.

“Sangat senang sekali dapat kunjungan dari Dirut BPJS Kesehatan. Sehingga, bisa dilihat secara langsung bagaimana kami memberikan kepada masyarakat,” kata Gafar.

Ia menegaskan, pihaknya tidak membeda-bedakan pasien BPJS Kesehatan dan pasien umum.

“Semua kita samakan,” tegas dia.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Defisit APBN Tetap Aman, Pengawasan Barang Ilegal Diperketat

JCCNetwork.id- Pemerintah memperketat pengawasan di sektor kepabeanan dan cukai guna menutup potensi kebocoran penerimaan negara, terutama dari peredaran rokok ilegal dan barang terlarang. Langkah...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER