JCCNetwork.id- Persaingan sengit untuk posisi Gubernur Jawa Tengah semakin memanas dengan munculnya nama-nama baru yang mencuat dalam gelombang politik. Salah satu yang menarik perhatian adalah Raffi Ahmad, yang dikenal sebagai artis ternama dengan sebutan Sultan Andara. Kehadirannya dalam daftar calon potensial menimbulkan beragam reaksi dari masyarakat.
Selain Raffi Ahmad, beberapa figur lain yang juga tengah dipertimbangkan untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) mendatang antara lain Hendrar Prihadi, Sudaryono, Muhammad Yusuf Chudlori, Dico Ganinduto, dan Taj Yasin. Namun, yang mencuri perhatian adalah kehadiran Raffi Ahmad, yang bahkan beredar foto di media sosial mengaitkannya dengan Dico Ganinduto sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.
Kehadiran Raffi Ahmad dalam dunia politik tentu saja menimbulkan pro dan kontra. Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli, menyatakan bahwa meskipun partainya belum memutuskan secara resmi calon yang akan diusung, Raffi Ahmad sudah masuk dalam radar dan sedang diuji melalui survei internal. Namun, kehadiran seorang artis seperti Raffi Ahmad dalam politik juga menimbulkan keraguan, mengingat kurangnya pengalaman politik yang dimilikinya.
“Kami masih menjalankan tahapan survei pemantapan penjaringan, kami sudah punya list nama-nama di setiap daerah, tapi tidak menutup kemungkinan bisa ada nama baru sehingga semuanya masih terbuka,” ujar Ahmad Doli.
Namun, Dekan FISIP Universitas Diponegoro, Teguh Yuwono, berpendapat bahwa potensi elektabilitas Raffi Ahmad bersama Dico Ganinduto cukup besar. Meskipun Raffi Ahmad belum memiliki rekam jejak politik yang signifikan, kinerja baik yang telah ditunjukkan oleh Dico Ganinduto sebagai Bupati Kendal dapat menjadi dorongan bagi pasangan ini.
“Saya berpendapat keduanya yakni Dico Ganinduto-Raffi Ahmad punya potensi untuk mendapatkan hati dari pemilih Jawa Tengah,” kata Teguh Teguh Yuwono.
Tidak hanya itu, keputusan untuk maju dalam Pilgub Jawa Tengah juga telah mendapat restu dari Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, yang mengatakan bahwa dia telah diperintahkan oleh Ketua Umum Partai Gerindra dan Presiden terpilih, Prabowo Subianto, untuk ikut serta dalam kompetisi ini.
“Saya maju sebagai calon gubernur karena diperintah Pak Prabowo, bahkan untuk ikut dalam kompetisi ini telah berkomunikasi dengan sejumlah partai politik untuk membangun koalisi,” kata Sudaryono.
Dengan demikian, kehadiran Raffi Ahmad dalam arena politik Jawa Tengah menjadi sebuah tantangan baru yang menarik perhatian publik. Apakah ini hanya sekadar gebrakan ataukah hanya sebuah gimmick belaka, hanya waktu yang akan menjawabnya. Yang pasti, Pilgub Jawa Tengah mendatang akan menjadi ajang yang semakin menarik untuk disimak.























