JCCNetwork.id- Menteri Luar Negeri Israel, Israel Kartz, menuai kontroversi setelah mengusulkan pemindahan warga Palestina ke pulau buatan di Laut Mediterania. Usulannya mencakup ide mengeluarkan mereka sepenuhnya dari Jalur Gaza maupun Tepi Barat.
Wacana ini mencuat dalam pertemuan antar-Menlu Uni Eropa yang membahas rencana perdamaian antara Palestina dan Israel.
Kartz menegaskan tujuannya adalah demiliterisasi dan stabilitas di Gaza, dengan mempertahankan kontrol keamanan untuk melindungi warga Israel.
“Ini akan membuka pintu peluang baru di kawasan, mengizinkan kami untuk meningkatkan ekonomi dan inisiatif kemanusiaan yang menguntungkan semua pihak, termasuk orang-orang di Gaza,” kata Kartz, dikutip.
Pada tahun 2011 silam, saat menjabat sebagai Menteri Transportasi kabinet Benjamin Netanyahu, Kartz pernah mengusulkan pembangunan pulau buatan untuk warga Palestina, termasuk pembentukan pasukan internasional yang mengawasinya. Meski demikian, otoritas Palestina mengecam rencananya sebagai khayalan semata.
Sementara itu, hingga saat ini Israel belum menarik pasukan mereka dari Gaza, dan korban tewas warga Palestina terus bertambah akibat serangan rudal dan pasukan Zionis.



