JCCNetwork.id- Memasuki akhir pekan pertama masa libur sekolah, minat masyarakat untuk melakukan perjalanan menggunakan kereta api terus meningkat. Momentum liburan yang dimanfaatkan untuk berwisata, mengunjungi keluarga, maupun pulang ke kampung halaman mendorong tingginya permintaan tiket perjalanan kereta api di berbagai rute.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat respons positif masyarakat terhadap program diskon tiket kereta api sebesar 30 persen yang diberikan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Program tersebut berlaku untuk perjalanan kereta api kelas ekonomi komersial selama periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
KAI menyebut program tersebut menjadi salah satu stimulus penting yang membantu masyarakat mendapatkan akses transportasi yang lebih terjangkau selama masa liburan sekolah. Selain memberikan manfaat ekonomi bagi penumpang, kebijakan itu juga diharapkan dapat mendorong peningkatan mobilitas masyarakat dan aktivitas sektor pariwisata domestik.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan program diskon tiket menjadi peluang bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan dengan biaya yang lebih hemat tanpa mengurangi kenyamanan layanan kereta api.
Menurut Anne, tingginya animo masyarakat terlihat sejak awal pembukaan periode keberangkatan. Banyak pelanggan telah memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memesan tiket perjalanan jauh-jauh hari guna memastikan ketersediaan kursi pada tanggal yang diinginkan.
Berdasarkan data KAI hingga 19 Juni 2026 pukul 10.00 WIB, total kapasitas tempat duduk yang disediakan dalam program diskon transportasi selama libur sekolah mencapai 1.174.624 kursi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 419.319 tiket telah terjual atau setara dengan 35,7 persen dari kapasitas yang tersedia.
Dengan demikian, masih terdapat sekitar 755.305 kursi yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan perjalanan hingga berakhirnya program pada 5 Juli mendatang.
Data pemesanan menunjukkan puncak permintaan sementara terjadi pada awal masa liburan. Tanggal keberangkatan 20 Juni 2026 menjadi yang tertinggi dengan jumlah pelanggan mencapai 58.993 orang. Posisi berikutnya ditempati keberangkatan 21 Juni 2026 dengan 53.299 pelanggan.
Tingginya angka pemesanan juga tercatat pada sejumlah tanggal lain. Untuk keberangkatan 22 Juni 2026, jumlah pelanggan mencapai 32.541 orang. Sementara keberangkatan 28 Juni tercatat 32.280 pelanggan dan 26 Juni sebanyak 31.328 pelanggan.
Memasuki pekan kedua masa liburan, tren perjalanan diperkirakan tetap tinggi. KAI mencatat keberangkatan 27 Juni telah dipesan oleh 27.498 pelanggan. Kemudian tanggal 5 Juli atau hari terakhir program diskon telah mencatat 25.549 pelanggan. Adapun keberangkatan 25 Juni mencapai 21.924 pelanggan dan 3 Juli sebanyak 20.781 pelanggan.
Meski sejumlah tanggal menunjukkan tingkat okupansi yang cukup tinggi, KAI memastikan masyarakat masih memiliki banyak pilihan jadwal perjalanan karena ketersediaan tempat duduk pada berbagai rute masih cukup besar.
Dari sisi layanan perjalanan, beberapa kereta api menjadi favorit pelanggan selama periode promo berlangsung. Kereta Api Joglosemarkerto menempati posisi pertama dengan jumlah pemesanan sementara mencapai 19.239 pelanggan. Selanjutnya KA Sawunggalih mencatat 18.030 pelanggan, KA Majapahit sebanyak 17.364 pelanggan, KA Pangrango 17.132 pelanggan, dan KA Progo dengan 14.742 pelanggan.
Tingginya minat terhadap layanan kereta tersebut menunjukkan bahwa perjalanan antarkota di Pulau Jawa masih menjadi pilihan utama masyarakat selama musim liburan sekolah. Selain harga yang lebih terjangkau melalui program diskon, faktor ketepatan waktu dan kenyamanan perjalanan turut menjadi pertimbangan penumpang.
KAI juga mencatat sejumlah stasiun utama mengalami lonjakan aktivitas penumpang. Stasiun Pasar Senen menjadi titik keberangkatan dengan volume tertinggi, yakni mencapai 61.283 pelanggan. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Yogyakarta sebanyak 31.071 pelanggan, Stasiun Lempuyangan 20.927 pelanggan, Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng 18.953 pelanggan, serta Stasiun Bekasi sebanyak 17.716 pelanggan.
Sementara untuk stasiun tujuan, Pasar Senen kembali menjadi lokasi dengan jumlah pelanggan terbanyak yang mencapai 59.024 orang. Disusul Stasiun Yogyakarta sebanyak 35.362 pelanggan, Lempuyangan 19.430 pelanggan, Bekasi 18.974 pelanggan, dan Semarang Tawang Bank Jateng sebanyak 17.338 pelanggan.
Menghadapi tingginya mobilitas masyarakat selama masa liburan sekolah, KAI memastikan seluruh aspek operasional telah dipersiapkan secara optimal. Perseroan melakukan penguatan layanan di stasiun, menjaga kebersihan sarana dan prasarana, meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan, serta mengoptimalkan berbagai kanal digital guna mendukung kemudahan akses informasi dan pembelian tiket.
KAI berharap program diskon transportasi tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat sehingga perjalanan selama liburan sekolah berlangsung lebih nyaman, aman, dan ekonomis, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mendorong pergerakan ekonomi melalui sektor transportasi dan pariwisata domestik.


