Kontroversial Video Arya Wedakarna, Begini Kata Menteri Agama

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dengan tegas menegaskan bahwa sikap atau pernyataan yang mengandung unsur rasisme atau SARA tidak diperkenankan di Indonesia. Pernyataan tersebut merupakan respons terhadap kontroversi yang muncul akibat pernyataan kontroversial yang disampaikan oleh anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Bali, Arya Wedakarna.

Di mana adanya video kontroversial Arya Wedakarna beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, Arya meminta agar petugas frontliner sebaiknya merupakan putra dan putri daerah tanpa menggunakan penutup kepala atau hijab yang biasa dipakai wanita muslimah.

- Advertisement -

“Yang berbau rasisme itu gak boleh ada di Indonesia ini. Indonesia ini berdiri karena semua ras, semua golongan. Semua perbedaan yang kita miliki ini justru yang memerdekakan kita, yang menjaga negara kita,” ujar Menag dikutip pada Sabtu (6/1/2024).

Menag lantas meminta Arya Wedakarna agar lebih memahami sejarah Indonesia.

“Kalau ada orang apalagi anggota DPD kemudian berlaku rasial, saya kira dia harus ngerti lagi, harus belajar lagi soal Indonesia,” ujarnya.

- Advertisement -

Sementara itu, Direktur Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama (Kemenag), I Nengah Duija, mengajak semua pihak untuk saling menghormati dan menjaga kerukunan di Indonesia, terutama menjelang tahun politik.

“Kami harapkan supaya menjelang tahun politik ini kita membangun hubungan, saling menghormati. Jadi saya kira semua agama memiliki persepsi yang sama, kita ingin hidup dalam satu bingkai negara Republik Indonesia yang rukun,” jelas Duija.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pajak Mobil Listrik Diperdebatkan

JCCNetwork.id- Polemik terkait pajak kendaraan listrik mencuat dalam beberapa hari terakhir, setelah muncul anggapan adanya kenaikan beban pajak yang berpotensi berdampak pada harga jual...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER