JCCNetwork.id- Lembaga survei Indonesia Elections and Strategic Research (indEX) menyoroti pengaruh signifikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap Pemilihan Presiden 2024 yang akan datang, berkat kepuasan publik yang luar biasa terhadap kinerja pemerintahnya selama masa jabatannya
Menurut survei indEX, sebanyak 82,3 persen masyarakat menyatakan kepuasan terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi, dengan 12,3 persen di antaranya sangat puas. Hanya 16,0 persen yang menyatakan ketidakpuasan, sedangkan 1,8 persen menyatakan ketidakpuasan yang sangat kuat, dan 1,7 persen masih ragu.
“Tingginya approval rating menempatkan Jokowi sebagai figur penentu dalam ajang Pilpres mendatang,” kata Direktur Eksekutif indEX Research Vivin Sri Wahyuni, Rabu (8/11/2023) dikutip.
Posisi strategis Jokowi sebagai kepala negara dengan tingkat persetujuan yang sangat tinggi secara signifikan meningkatkan peluang calon presiden dan calon wakil presiden yang didukungnya dalam Pemilihan Presiden.
Meskipun tetap netral, arah dukungan dari istana presiden tetap memiliki potensi untuk memengaruhi opini publik.
“Pada akhirnya pilihan publik di bilik suaralah yang akan menentukan, sekaligus menjadi hakim atas manuver elite-elite politik,” ujar Vivin.
Vivin juga menekankan bahwa Jokowi sebelumnya telah menyatakan bahwa kepemimpinan nasional selama tiga periode mendatang akan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan Indonesia.
Jika kelangsungan dapat dipertahankan dan diperkuat, itu membuka jalan bagi Indonesia untuk mencapai aspirasinya menjadi negara maju.
“Pilpres 2024 menjadi momentum strategis bagi bangsa Indonesia melalui penentuan figur kepemimpinan nasional berikutnya,” tutur Vivin.
Selanjutnya, Vivin mencatat bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), yang telah mendominasi dua periode kepresidenan Jokowi, kini berada pada persimpangan jalan. Drama politik di negara ini mencapai puncaknya, dengan pertarungan sengit antara dua tokoh pengambil keputusan utama dalam PDIP, yaitu Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo.
Arah dukungan Jokowi semakin jelas setelah Prabowo memilih putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Solo, sebagai calon wakil presiden yang akan mendampinginya dalam Pemilihan Presiden.
Sebelumnya, adik Gibran, Kaesang Pangarep, diangkat sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang merupakan pendukung kuat Jokowi. PSI telah lama berupaya melibatkan Kaesang untuk memperkuat posisi partai di luar parlemen.
Namun, perkembangan ini telah menyebabkan adanya perpecahan yang terlihat antara Jokowi dan Megawati, yang mendukung pencalonan Ganjar Pranowo sebagai presiden. PDIP kemudian memilih Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, sebagai calon wakil presiden yang akan mendampingi Ganjar.
Survei Indeks Research dilakukan pada tanggal 26-31 Oktober 2023, melibatkan 1.200 responden yang mewakili semua provinsi. Responden dipilih melalui metode pemilihan acak bertingkat dan diwawancara secara tatap muka. Margin of error survei ini adalah sebesar 2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.



