Teknologi Terbaru Bikin Petani Makin Maju: Aplikasi Ini Bisa Selamatkan Hasil Panen Anda!

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Saat ini, hama dan penyakit merupakan momok menakutkan bagi para petani. Hama dan penyakit ini biasanya akan menyerang tanaman yang dibudidayakan oleh petani, baik tanaman padi, jagung, cabai tomat, kentang, kelapa sawit dan lain sebagainya. Masalah-masalah ini dapat mengakibatkan penurunan hasil panen baik secara kuantitas maupun kualitas, bahkan tidak sedikit yang mengakibatkan gagal panen.

Adanya organisme penggangu tanaman (OPT) ini tentu dapat dicegah dan diatasi jika tepat waktu, tepat cara, dan tepat pestisida pengendalinya. Namun tidak semua petani mengetahui secara detail mengenai hama dan penyakit yang menyerang tanaman mereka.

- Advertisement -

Seperti misalnya tanaman yang terserang oleh bakteri dan jamur akan sangat sulit membedakannya karena simptomnya hampir sama. Hal ini dapat mengakibatkan terjadinya salah sasaran penyakit dan mengakibatkan terbuangnya uang untuk membeli produk serta akan mengurangi hasil panen yang signifikan.

Contohnya, jika tanaman terserang oleh bakteri Xanthomonas oryzae atau yang bisa disebut dengan kresek, namun karena simptom penyakit kresek dan blast daun hampir sama, namun blast daun diakibatkan oleh jamur Pyricularia oryzae sehingga produk pengendalian penyakit tersebut akan berbeda. Jika petani salah mengidentifikasi, maka akan mengkibatkan tanaman tersebut tidak akan sembuh dan mengkibatkan kegagalan panen.

Cara mengidentifikasi organisme penggangu tanaman ini, merupakan faktor penentu bagi petani apakah sesuai atau justru keliru dalam menentukan organisme yang menyerang tanaman. Dari kendala-kendala tersebut, kini telah tersedia sebuah aplikasi yang dapat di download di Google Play yang mampu mendiagnosa organisme penggangu tanaman, baik berupa hama dan penyakit.

- Advertisement -

Aplikasi yang diciptakan oleh Nufarm Indonesia merupakan aplikasi berbasis artificial intelligence yang memiliki tingkat keakuratan dalam mendeteksi hama atau penyakit tanaman hingga 93%. Tanaman yang bisa dideteksi adalah tanaman pangan dan sayuran. Aplikasi ini Bernama TaniDoc dan telah launching serta dapat digunakan secara gratis tanpa berbayar.

Aplikasi yang mampu mendiagnosa tanaman ini, tidak hanya mampu mendeteksi masalah tanaman, namun juga langsung memberikan solusi pengendaliannya. Sehingga petani dapat langsung mengatasi OPT tersebut secara tepat. Selain itu, fitur lain yang sangat bermanfaat bagi petani adalah “Konsultasi”.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Mentan Soroti Lambannya Rehabilitasi Sawah di Sumbar

JCCNetwork.id- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyoroti lambannya proses pemulihan lahan pertanian yang terdampak bencana saat melakukan peninjauan langsung di Desa Lubuk Alung, Kecamatan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER