JCCNetwork.id – Tragedi mengerikan terjadi di Ninewe, Irak utara, ketika sebuah pesta pernikahan berubah menjadi malapetaka mematikan. Sedikitnya 113 orang dinyatakan tewas dan lebih dari 150 lainnya mengalami luka-luka dalam kebakaran yang melanda acara tersebut, dengan jumlah korban yang dikhawatirkan akan terus bertambah.
Kebakaran yang mengguncang hati banyak orang itu terjadi pada Selasa malam (26/9/2023), sekitar pukul 22:45 waktu setempat, saat api dengan cepat melalap aula pernikahan di distrik Hamdaniya, kota mayoritas Kristen di Niniwe. Hamdaniya terletak di luar kota Mosul di utara, sekitar 400 km barat laut ibu kota Bagdad.
“Semua upaya dilakukan untuk memberikan bantuan kepada mereka yang terkena dampak kecelakaan malang itu,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan Irak Saif al-Badr seperti dilansir dari Al-Jazeera pada Kamis (28/9/2023).
Para penyelamat dan petugas kesehatan berjuang keras untuk memberikan bantuan kepada para korban, sementara kerabat mereka yang berduka menunggu di luar kamar mayat dengan hati yang berat.
Preliminer, laporan menunjukkan bahwa kembang api yang digunakan dalam perayaan pernikahan mungkin menjadi penyebab terjadinya kebakaran mengerikan tersebut.
“Informasi awal menunjukkan bahwa kembang api digunakan dalam sebuah pernikahan, yang memicu kebakaran di aula,” kata otoritas pertahanan sipil dalam sebuah pernyataan pada Rabu pagi.
Sekitar 1.000 orang dilaporkan hadir dalam perayaan tragis itu ketika kobaran api berusaha membinasakan mereka. Bangunan yang digunakan untuk pesta tersebut juga minim jalan keluar dalam hal keselamatan. Kemudian banyak bahan mudah terbakar yang digunakan dalam konstruksinya.
Otoritas pertahanan sipil Irak juga menyoroti panel prefabrikasi yang sangat rentan terbakar dan melanggar standar keselamatan. Kejadian ini menjadi pengingat menyakitkan akan pentingnya keselamatan dalam acara besar seperti ini dan dampak tragis yang bisa terjadi jika langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi para tamu tidak diambil dengan serius.
























