Polisi Usut Dugaan Pemerkosaan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id — Seorang remaja perempuan berusia 15 tahun berinisial R, yang menjadi pengungsi akibat gempa di Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), melaporkan dugaan kekerasan seksual kepada kepolisian.

Kasus tersebut diduga terjadi pada Selasa (18/8/2026) di Kampung Nangahale.

- Advertisement -

Terduga pelaku merupakan pria dewasa berinisial M yang juga terdampak gempa.

Kasi Humas Polres Sikka Ipda Leonardus Tunga mengatakan peristiwa itu berlangsung di sebuah rumah warga yang ditinggalkan karena pemiliknya mengungsi. Lokasi kejadian bukan berada di tenda pengungsian.

“(Kejadiannya) Bukan di tenda atau tempat pengungsian, melainkan di salah satu rumah warga di Kampung Nangahale yang ditinggalkan penghuninya untuk mengungsi,” kata Kasi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, Senin (7/9/2026).

- Advertisement -

Menurut kepolisian, peristiwa bermula ketika terduga pelaku mengajak korban mengambil bantuan makanan di rumahnya.

Dalam perjalanan, korban diduga dibawa secara paksa ke rumah kosong tersebut.

Di lokasi itu, korban mengaku mendapat kekerasan sebelum dugaan tindak pidana seksual terjadi.

Korban disebut mengalami intimidasi sehingga tidak dapat meminta pertolongan.

Laporan kasus telah diterima Polres Sikka. Polisi kini melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi serta telah menempuh proses pemeriksaan medis untuk kepentingan penyelidikan.

Penyidik juga masih mengumpulkan sejumlah alat bukti guna mengungkap perkara tersebut dan menentukan status hukum terhadap terduga pelaku.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyatakan pemerintah telah memberikan pendampingan kepada korban.

“Memang sudah kita tangani dan sedang dikoordinasikan, kemudian korban juga sudah dalam pendampingan kami, jadi sudah dikoordinasikan dengan baik,” katanya.

Kementerian PPPA bersama sejumlah lembaga pemerintah juga melakukan pendataan terhadap kelompok pengungsi untuk memperkuat perlindungan bagi perempuan dan anak di lokasi pengungsian.

Arifah mengatakan pemerintah menyiapkan tenda khusus bagi perempuan dan anak.

Namun, sebagian lokasi pengungsian masih digunakan secara bersama karena proses pendataan dan penataan membutuhkan waktu.

Penanganan tersebut dilakukan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial, dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Pemerintah memastikan pendampingan terhadap korban terus dilakukan bersamaan dengan proses hukum yang berjalan di kepolisian.

“Kita kan kerjanya kolektif ya dari BNPB, Kemensos, dari Kemenko PMK yang juga langsung turun ke lapangan, sudah dipetakan bahwa tenda ini memang tenda khusus untuk perempuan dan anak. Memang ada beberapa tenda yang masih bercampur, tetapi kan ini enggak bisa langsung, butuh waktu untuk pendataan lebih lanjut,” jelasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Atletico Madrid Tekuk MU 2-0

JCCNetwork.id-Atletico Madrid mengalahkan Manchester United dengan skor 2-0 dalam pertandingan Liga Champions di Stadion Metropolitano, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB.Kekalahan tersebut memperpanjang catatan tanpa...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Terungkap, KPK Beberkan Dugaan Dana Siap Pakai BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar
22:12
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla #shorts
01:08
Video thumbnail
Lawan Ancaman Karhutla, BPGMN Dorong Budidaya Sagu hingga Jelutung di Lahan Gambut
08:44
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla
08:50
Video thumbnail
Baru Dilantik, Kristomei Buka Peluang Rombak Personel BNPB Buntut Kasus Korupsi
08:29
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Isu Pindah ke PSI: Kabar dari Mana?
01:44
Video thumbnail
Momen Menta Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya, Langsung Dihadiahi Motor #shorts #trending
01:15
Video thumbnail
Bikin Haru, Mentan Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya hingga Dihadiahi Motor
11:01
Video thumbnail
Pasca Putusan MK Soal Peradilan Militer, Begini Reaksi Jenderal Maruli #shorts #trending
01:04
Video thumbnail
Resmi Dilantik Prabowo, Ini Tugas Penting Prof Satyawan Pimpin Badan Pengelola Gambut
09:05
Video thumbnail
Candaan Maruli Simanjuntak Ajak Wartawan Jalan-Jalan ke Pulau Terpencil Tak Berpenghuni
08:25
Video thumbnail
Menko Yusril Sesalkan Ada Kementerian yang Kerjanya Cuma Susun Aturan Enggak Selesai-selesai
12:56
Video thumbnail
Jenderal Maruli Respons Putusan MK soal Peradilan Militer, Hukuman Prajurit TNI Jauh Lebih Berat
10:20
Video thumbnail
Baru Dilantik Jadi Kepala BNPB, Kristomei Ungkap Perintah Prabowo Tangani Karhutla
08:46
Video thumbnail
Momen Zulhas Puji Bahlil Sebut Usia Lebih Muda, Kariernya Melaju Pesat
08:43
Video thumbnail
Prabowo Ubah Susunan Petinggi TNI, Tandyo dan Maruli Kini Bertukar Posisi #shorts #trending
01:24
Video thumbnail
Momen Khidmat di Istana, Prabowo Resmi Sematkan Tanda Jabatan Wakil Panglima TNI kepada Maruli
10:17
Video thumbnail
Prabowo Lantik Mayjen Kristomei Pimpin BNPB #shorts #trending
01:55
Video thumbnail
KDM Ungkap Pengalaman Pahit: Dibully, Dilempar Batu, sampai Disebut Dajal Sunda
09:01
Video thumbnail
Prabowo Lantik Jenderal Maruli sebagai Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo Jadi Kasad
10:10

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER