JCCNetwork.id- Persiapan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026 terus dikebut. Menjelang tiga pekan pelaksanaan balapan yang dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026, kesiapan ajang balap motor internasional tersebut telah mencapai 80 persen.
Penyelenggara memastikan persiapan di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), kini memasuki tahap akhir. Sejumlah pekerjaan fisik, peningkatan fasilitas, serta persiapan kegiatan pendukung terus dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian MotoGP berjalan sesuai rencana.
Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Reza Warokka, mengatakan kesiapan tersebut mencakup aspek perlombaan maupun kegiatan non-balapan. Pernyataan itu disampaikannya saat ditemui dalam Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), GBK, Jakarta.
“Ya, persiapan Moto GP sudah 80 persen. Kita tinggal menghitung hari, kurang lebih 3 minggu. Secara keseluruhan sudah siap. Tinggal eksekusi. Race dan non-race sudah siap,” kata Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Reza Warokka saat ditemui dalam Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), GBK, Jakarta, dikutip dari Sabtu, 12 September 2026.
Menurut dia, waktu yang tersisa sebelum balapan akan dimanfaatkan untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan penyempurnaan. ITDC masih melakukan renovasi sirkuit sekaligus menambah fasilitas baru yang dinilai diperlukan untuk mendukung kenyamanan penonton dan kelancaran penyelenggaraan.
Renovasi Sirkuit dan Penambahan Fasilitas
Troy menjelaskan, peningkatan infrastruktur menjadi bagian penting dari persiapan MotoGP Mandalika 2026. Pembenahan tidak hanya menyasar fasilitas utama lintasan, tetapi juga sejumlah sarana pendukung yang akan digunakan selama kegiatan berlangsung.
“Semua perbaikan kita lakukan. Kita lakukan renovasi sirkuit, kita melakukan penambahan fasilitas baru. Ada toilet, ada race control perbaikan, ada camping ground. Jadi, fasilitas baru kita juga tambahkan,” ungkap Troy.
Penambahan toilet, pembenahan race control, dan pembangunan camping ground menjadi beberapa pekerjaan yang dilakukan menjelang pelaksanaan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan penonton, tim balap, serta pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ajang internasional itu.
Pembenahan race control juga menjadi perhatian karena fasilitas tersebut berkaitan dengan pengelolaan dan pengawasan jalannya perlombaan. Dengan persiapan yang semakin mendekati tahap akhir, seluruh pekerjaan ditargetkan dapat diselesaikan sebelum rangkaian balapan dimulai.
ITDC menyatakan kesiapan tersebut mencakup agenda race dan non-race. Artinya, selain memastikan lintasan dan fasilitas perlombaan siap digunakan, penyelenggara juga menyiapkan berbagai aktivitas pendukung yang menjadi bagian dari pengalaman MotoGP Mandalika.
Pembalap Mulai Berdatangan Sepekan Sebelum Balapan
Selain pekerjaan infrastruktur, persiapan juga diarahkan pada kedatangan para pembalap dan rangkaian kegiatan menjelang race utama. Troy menyebut para pembalap biasanya mulai tiba di Mandalika sekitar tujuh hari sebelum balapan berlangsung.
Kedatangan tersebut menjadi bagian dari tahapan persiapan para pembalap dan tim sebelum mengikuti sesi-sesi resmi perlombaan. Kehadiran mereka juga diperkirakan meningkatkan aktivitas di kawasan Mandalika dan sekitarnya.
Salah satu agenda yang akan meramaikan rangkaian MotoGP Mandalika 2026 adalah Riders Parade. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Kota Mataram pada H-3 sebelum balapan.
“Dan itu diikuti oleh seluruh pembalap Moto GP. Tier 1, Moto2, dan Moto3,” kata Troy.
Riders Parade akan melibatkan pembalap dari seluruh kelas yang tampil dalam rangkaian MotoGP, yakni kelas utama MotoGP, Moto2, dan Moto3. Agenda ini menjadi salah satu kegiatan non-race yang disiapkan untuk mendekatkan para pembalap dengan masyarakat.
Dengan pelaksanaan di Kota Mataram, rangkaian kegiatan MotoGP tidak hanya terpusat di area sirkuit. Aktivitas pendukung tersebut juga membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut merasakan atmosfer kejuaraan balap motor dunia yang digelar di NTB.
Dua Pembalap Indonesia Dorong Minat Penonton
MotoGP Mandalika tahun ini mendapat perhatian tambahan karena kehadiran dua pembalap Indonesia yang akan tampil di kelas berbeda. Veda Ega Pratama dijadwalkan berlaga di Moto3, sementara Mario Aji akan memperkuat persaingan di kelas Moto2.
Kehadiran kedua pembalap nasional tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan minat masyarakat terhadap ajang MotoGP Mandalika 2026. Dukungan terhadap pembalap Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi calon penonton.
Troy mengatakan kondisi tersebut turut memengaruhi pergerakan penjualan tiket yang dinilai lebih agresif dibandingkan tahun sebelumnya.
“Ini juga yang membuat pergerakan pembelian tiket lebih agresif dibandingkan tahun lalu,” sebut Troy.
Kehadiran Veda dan Mario di dua kelas balap berbeda memberikan peluang bagi penonton Indonesia untuk menyaksikan langsung kiprah pembalap nasional dalam kompetisi internasional. Antusiasme tersebut menjadi bagian dari faktor yang diperhitungkan penyelenggara dalam mengejar target penjualan tiket.
Selain pembalap Indonesia, nama Marc Marquez juga disebut menjadi salah satu daya tarik MotoGP Mandalika tahun ini. Troy menilai kehadiran pembalap tersebut turut meningkatkan perhatian masyarakat terhadap balapan yang digelar di Lombok.
Penjualan Tiket Capai 50–51 Persen
Di tengah persiapan yang telah mencapai 80 persen, penjualan tiket MotoGP Mandalika 2026 dilaporkan sudah berada di kisaran 50–51 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk menyaksikan balapan secara langsung terus bergerak menjelang hari pelaksanaan.
Troy menyebut respons publik terhadap penyelenggaraan MotoGP tahun ini cukup tinggi. Faktor kehadiran dua pembalap Indonesia serta Marc Marquez menjadi bagian dari perhatian masyarakat terhadap ajang tersebut.
“Saat ini tiket sudah 50%, 51% bahkan. Dan animo masyarakat cukup luar biasa,” kata Troy.Untuk meningkatkan promosi, ITDC juga menghadirkan penawaran khusus selama pelaksanaan ISS 2026 yang berlangsung pada 11-13 September di JICC, GBK, Jakarta.
Penjualan tiket yang telah mencapai lebih dari separuh target pada sekitar tiga pekan sebelum balapan menjadi salah satu indikator awal tingginya minat penonton. ITDC masih memiliki waktu untuk mendorong penjualan melalui promosi dan penawaran khusus.
Penyelenggara juga berupaya memanfaatkan berbagai kegiatan olahraga dan promosi untuk memperluas jangkauan informasi mengenai MotoGP Mandalika. Salah satunya melalui keikutsertaan ITDC dalam Indonesia Sports Summit 2026 yang berlangsung pada 11–13 September di JICC, GBK, Jakarta.
ITDC Berikan Promo Tiket di ISS 2026
Kehadiran ITDC dalam ISS 2026 tidak hanya menjadi ajang memperkenalkan sektor pariwisata dan olahraga, tetapi juga dimanfaatkan untuk meningkatkan promosi MotoGP Mandalika.
Melalui booth ITDC, pengunjung mendapatkan penawaran khusus untuk pembelian tiket balapan. Promo tersebut diberikan dalam rangka menarik lebih banyak calon penonton sekaligus memperluas jangkauan promosi menuju pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026.
Manager Stakeholder & Public Relations ITDC, Gresita Fenny Yohana Siahaan, menjelaskan terdapat tambahan potongan harga bagi pembelian tiket melalui booth ITDC selama ISS berlangsung.
Ia mengatakan promo tersebut berlaku pada periode presale 2 dengan penawaran khusus untuk kategori VIP Hospitality dan Grandstand.
“Di ISS kali ini, untuk tiket kita kan sudah masuk di presale 2. Di presale 2 itu khusus di booth kita, pembeliannya ada tambahan untuk VIP Hospitality yang 10 persen, sekarang kita naikin jadi sampai 20 persen. Untuk yang Grandstand itu jadi di 30 persen. Jadi spesial,” kata Gresita.
Promo tersebut memberikan kesempatan bagi pengunjung ISS 2026 untuk memperoleh tiket MotoGP Mandalika dengan potongan harga yang lebih besar dibandingkan penawaran sebelumnya. Untuk kategori VIP Hospitality, potongan harga yang sebelumnya 10 persen ditingkatkan menjadi hingga 20 persen.
Sementara itu, kategori Grandstand mendapatkan potongan harga hingga 30 persen. Penawaran tersebut menjadi salah satu strategi ITDC untuk mempercepat penjualan tiket sebelum balapan berlangsung.
Dengan masih tersedianya waktu sekitar tiga pekan, ITDC berharap promosi di berbagai kegiatan dapat meningkatkan jumlah penonton yang membeli tiket. Penjualan tiket menjadi salah satu aspek penting dalam persiapan penyelenggaraan event olahraga berskala internasional tersebut.
Merchandise MotoGP Ikut Didiskon
Selain memberikan promo tiket, ITDC juga menghadirkan penawaran khusus untuk merchandise MotoGP kepada pengunjung ISS 2026.
Potongan harga merchandise diberikan sebagai bagian dari upaya memperluas promosi sekaligus menarik minat para penggemar balap motor yang hadir dalam ajang olahraga tersebut.
“Untuk merchandise kita kasih maksimal di 10% ada potongan untuk para pecinta MotoGP,” ujar Gresita.
Potongan harga hingga 10 persen tersebut menjadi bagian dari penawaran yang disiapkan ITDC selama kegiatan ISS 2026. Para penggemar MotoGP dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh merchandise dengan harga promo.
Kehadiran merchandise juga memperkuat upaya promosi MotoGP Mandalika melalui produk yang berkaitan langsung dengan ajang balap motor internasional itu.
Promosi Diperluas Menjelang Oktober
Troy menegaskan, partisipasi ITDC dalam Indonesia Sports Summit 2026 merupakan bagian dari strategi promosi MotoGP Mandalika agar semakin dikenal masyarakat luas.
Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kembali penyelenggaraan MotoGP Mandalika sekaligus mendorong minat masyarakat untuk hadir langsung di sirkuit.
“Dan kita berharap dari ISS ini kita bisa mempromosikan Moto GP lebih masif dan lebih agresif,” kata Troy.
Promosi melalui kegiatan olahraga menjadi salah satu langkah yang dilakukan ITDC di tengah persiapan menuju pelaksanaan balapan. Dengan penjualan tiket yang telah mencapai 50–51 persen, penyelenggara masih berupaya memperluas jangkauan promosi untuk meningkatkan jumlah penonton.
MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, NTB. Balapan tersebut akan menjadi salah satu agenda olahraga internasional yang kembali menempatkan Mandalika sebagai tuan rumah kompetisi balap motor dunia.
Seiring dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, ITDC memastikan pekerjaan persiapan terus berjalan. Renovasi sirkuit, pembenahan race control, penambahan toilet, pembangunan camping ground, serta persiapan kegiatan pendukung menjadi bagian dari tahapan akhir menuju penyelenggaraan.
Dengan kesiapan yang telah mencapai 80 persen dan penjualan tiket di kisaran 50–51 persen, penyelenggara kini fokus menyelesaikan seluruh kebutuhan teknis dan operasional. Antusiasme masyarakat, kehadiran pembalap Indonesia, serta agenda Riders Parade di Mataram menjadi sejumlah faktor yang diharapkan dapat memperkuat daya tarik MotoGP Mandalika 2026.
Seluruh rangkaian persiapan tersebut diarahkan untuk memastikan pelaksanaan MotoGP Mandalika berjalan lancar dan mampu menghadirkan pengalaman olahraga internasional bagi penonton, pembalap, serta masyarakat di NTB.







