Drama di Balik Kasus Polisi Tembak Polisi, Keluarga Bripda IDF Menduga Pembunuhan Berencana

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Gelar perkara kasus polisi tembak polisi di Rusun Polri, Cikeas, Bogor, pada Selasa (1/8/2023) akan menjadi momen berat bagi keluarga Bripda IDF. Orang tua Bripda IDF dengan hati-hati akan menyaksikan jalannya gelar perkara tersebut, setelah sebelumnya mengikuti proses di Polres Bogor.

Menurut informasi yang diterima, keluarga Bripda IDF berencana untuk membuat laporan di Bareskrim Polri pada 4 Agustus 2023 terkait kejanggalan dalam kasus yang menimpa anak mereka. Mereka menuntut agar Polri menyelesaikan kasus ini secara profesional dan transparan.

- Advertisement -

Beberapa kecurigaan muncul dari keluarga terkait dengan penyelidikan kasus ini. Yang pertama adalah keterangan kelalaian dalam kasus, di mana keluarga menyoroti adanya senjata pelaku yang diyakini tidak mungkin meletus sendiri. Kedua, keluarga merasa ada yang janggal dengan seringnya pernyataan para pelaku yang berubah-ubah, membingungkan dan meragukan.

“Tewasnya Bripda Ignatius kami duga ada hal lain di balik semua itu. Makanya, kami duga memang si korban direncanakan dibunuh secara matang,” kata Kuasa hukum keluarga Bripda Ignatius, Jajang.

Informasi awal yang keluarga terima juga menimbulkan kecurigaan, yaitu bahwa Bripda IDF sakit keras, bukan ditembak. Kemudian, pemanggilan Bripda IDF untuk mendatangi pelaku sebelum insiden tragis terjadi juga menjadi tanda tanya besar bagi keluarga, yang kini semakin mencurigai ada rencana pembunuhan di balik kasus ini.

- Advertisement -

Mewakili keluarga, kuasa hukum mereka dengan tegas menduga ada pembunuhan berencana yang merenggut nyawa Bripda IDF. Oleh karena itu, mereka menuntut agar semua fakta diungkap dengan jujur dan transparan demi mendapatkan keadilan untuk anak mereka.

“Kami menduga Pasal 340 pembunuhan berencana karena yang saya bilang tadi, tiba-tiba meletus kelalaian,” ucap Jajang.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Pangkas Anggaran Bermasalah

JCCNetwork.id- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan langkah pengetatan dan efisiensi anggaran di berbagai kementerian dan lembaga sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER