Keajaiban Perjalanan di Tanah Tak Dikenal

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Temannya menjelaskan bahwa artikel itu menceritakan kedatangan misionaris ke N’Dolera dan kematian seorang ibu muda. Anak laki-laki Afrika yang di tobatkan sekarang menjadi alat Tuhan untuk memenangkan banyak jiwa bagi Kristus. Semua itu berkat pengorbanan David dan Svea Flood saat melakukan penginjilan di sana.

 

- Advertisement -

Kemarahan David Meleleh Seketika Tahu Ada Keajaiban

 

Terinspirasi oleh artikel tersebut, Anggie memutuskan untuk mencari ayahnya dan berhasil ia temukan di Swedia. Saat bertemu David sedang hidup dalam keadaan yang suram, marah, dan penuh kebencian terhadap Tuhan.

Anggie lalu menceritakan tentang hasil pelayanan David dan Svea Flood di N’Dolera, Kongo, Afrika.

- Advertisement -

Anggie menegaskan bahwa setiap benih yang ditanam oleh ayahnya terus tumbuh dan berkembang. Sebab, anak laki-laki yang dimenangkan oleh ayah dan ibunya telah tumbuh dan memenangkan seluruh desa bagi Yesus Kristus.

Bahkan sudah 600 orang Afrika melayani Tuhan karena kesetiaan ayahnya pada panggilan Tuhan. Mendengar cerita anaknya, David sangat terpukul dan di bawah jamahan Roh Kudus ia jatuh tersungkur, menangis di hadapan Allah.

Saat itu pemulihan pun terjadi atas David yang telah memendam kepahitan selama puluhan tahun terhadap Tuhan. Tidak lama setelah pertemuan itu, David pun meninggal dunia.

Beberapa tahun kemudian, Anggie menghadiri konferensi penginjilan di London, di mana seorang pendeta Kongo memberikan kesaksian tentang perkembangan penyebaran Injil di negaranya. Pendeta tersebut ternyata adalah anak laki-laki yang dahulu ditobatkan oleh kedua orang tua Anggie.

Anak yang telah menjelma menjadi tentara Allah itu telah mengembangkan misi yang melibatkan 110.000 orang Kristen, membangun 32 kantor misi, beberapa sekolah Alkitab, dan juga rumah sakit.

Cerita ini diambil dari buku buku berjudul “Anggie: Kisah Inspiratif Seorang Gadis Tanpa Negara” Dalam buku ini enyampaikan pesan moral yang mendalam tentang kekuatan iman, pengorbanan, dan pemulihan melalui perjalanan hidup pasangan misionaris David dan Svea Flood.

Juga menunjukkan bagaimana satu jiwa yang ditanami dengan kesetiaan dapat tumbuh menjadi buah yang luar biasa dalam memberitakan Injil.

Semoga dengan kisah ini, kita semua dapat mempertimbangkan pentingnya memegang teguh panggilan Tuhan, bahkan dalam situasi yang sulit, serta menyadari bahwa setiap tindakan pelayanan yang dilakukan dengan iman dan kasih dapat memberikan dampak yang luar biasa bagi dunia. [ Willibrodus Nafie]

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Arsenal Tumbang 2-3 dari Borussia Dortmund, Laga Sengit di Emirates Cup

JCCNetwork.id - Arsenal harus mengakui keunggulan Borussia Dortmund dengan skor 2-3 dalam final Emirates Cup 2026. Duel berlangsung sengit dengan lima gol tercipta di...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER