Indra Sjafri Dicopot dari Jabatan Direktur Teknik PSSI Usai Bawa Timnas U-22 Raih Juara

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– Pelatih Timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri dicopot dari jabatan Direktur Teknik PSSI, usai membawa Pasukan Garuda Muda meraih medali emas di cabang sepak bola putra setelah 32 tahun puasa gelar.

Posisi Direktur Teknik PSSI tidak lagi dipegang Indra Sjafri. Pasalnya ada sosok asing yang mengambil alih jabatan tersebut dalam waktu dekat.

- Advertisement -

Indra diberi mandat sebagai direktur teknik PSSI pada 2020 menggantikan Danurwindo yang tadinya menduduki posisi tersebut.

PSSI memberi tugas ganda kepada Indra untuk memegang timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023 Kamboja. Hasilnya juru taktik kelahiran Pesisir Selatan, Sumatra Barat tersebut sukses mempersembahkan medali emas setelah terakhir kali prestasi tersebut didapat pada 1991.

Hasil positif yang diraih di SEA Games 2023, membuat Indra kembali ditunjuk untuk menjadi juru strategi timnas Indonesia U-23 pada Asian Games 2023. Ajang tersebut bakal digelar di Hangzhou, Tiongkok, 23 September hingga 8 Oktober mendatang.

- Advertisement -

“Salah satunya yang saya sudah bicara dengan Jepang nanti kita kerja sama, mengenai benchmarking liga dan wasit. Dengan Jerman kita juga akan tanda tangan untuk benchmarking liga dan juga salah satunya mencari direktur teknik,” kata ketua umum PSSI Erick Thohir, Jumat (19/5/2023) malam.

Erick menyebut, Indra tidak masalah dicopot dari direktuk teknik PSSI, pasalnya eks pelatih Timnas U-19 Bali tersebut mendukung penuh keputusannya.

“Iya dong dan coach Indra senang saya lihat banyak coach-coach muda. Coach Shin Tae-yong juga harus juga punya coach-coach muda dari Indonesia. Regenerasilah,” ungkap Erick.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kloter Perdana Haji 2026 Berangkat dari Soetta

JCCNetwork.id- Sebanyak 391 jemaah calon haji Indonesia yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Jakarta Pondok Gede resmi diberangkatkan ke Tanah Suci pada...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER