Para Karyawan Mulai Khawatir Pekerjaan Diambil Alih Mesin Artificial Intelligence

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– Para karyawan mulai khawatir dengan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intalligence). Ditakutkan AI buatan itu dapat mengambil alih segala bidang lapangan pekerjaan. Hal tersebut disampaikan, Pakar teknologi informasi Ahmad Faizun dari maplecode.id pada Minggu (14/5/2023).

Faizun menjelaskan, sejak munculnya Artificial Intalligence yang telah dirancang secanggih mungkin, guna memahami, mensintesis dan menyimpulkan informasi yang berlawanan dengan kecerdasan manusia maupun hewan.

- Advertisement -

“Perubahan ini tidak dapat dihindari, namun banyak karyawan merasa khawatir karena takut posisinya akan digantikan oleh teknologi dalam waktu lima tahun,” beber Faizun, melansir Antara.

Pakar teknologi informasi tersebut berpendapat, masyarakat perlu berusaha menyesuaikan diri pada perkembangan teknologi kecerdasan. Dengan kursus pendekatan sains, agar dapat pekerja kompetitif dan mempunyai daya saing.

“Pendidikan dan kursus yang tepat akan membantu Anda mengatasi pergolakan yang akan terjadi saat kita beralih ke masyarakat yang semakin bergantung pada teknologi,” papar Faizun.

- Advertisement -

Maka, keterampilan tambahan akan bermanfaat saat memasuki dunia kerja, sebab menurut ia, pemberi kerja akan melihat pekerja sebagai aset maupun sumber daya tambahan yang tidak akan tergantikan oleh pekerjaan teknologi.

Faizun meminta, agar masyarakat melakukan penelitian tambahan untuk mengetahui pekerjaan yang kemungkinan besar diotomatisasi di masa mendatang dan antisipasi dari sisi penguatan sumber daya manusia.

“Sekitar setengah dari semua bisnis telah mulai mengadopsi beberapa bentuk AI ke dalam operasi mereka untuk mengotomatiskan proses, memangkas biaya, dan mengurangi staf,” tuturnya.

Ahli keamanan siber ini memprediksi, tidak menutup kemungkinan dengan adanya teknologi AI atau robot akan mengambil alih setengh lapangan pekerjan manusia.

“Seperti penerjemah, para legal, pegawai negeri di tingkat birokrat atau administrasi, pekerja pabrik untuk produk non customized,” tuturnya.

Bidang pekerjaan yang bertahan di masa depan kemungkinan kecil tidak digantikan oleh AI adalah kreativitas atau proses peningkatan, seperti artis, dokter atau politisi. Bukan profesi itu saja melainkan para pembuat kebijakan pemerintah, ilustrator, analis, serta pekerjaan yang bertindak out of the box dan memiliki intuisi.

Sementara itu, ada pula profesi yang dapat beradaptasi dengan AI, antara lain Data Scientist, Machine Learning Specialist, Big Data dan Analytical Specialist dan profesi lainnya, seperti akuntan, auditor serta spesialis keamanan informasi.

“Mengapa profesi ini dapat berjuang dan memenangkan masa depan? AI dapat berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan karier karena mereka adalah pengadopsi awal dan pengguna berat teknologi AI,” tutupnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Polres Pasaman Barat Amankan Barang Bukti Sabung Ayam

JCCNetwork.id — Polres Pasaman Barat, Polda Sumatera Barat, menertibkan lokasi yang diduga digunakan sebagai arena judi sabung ayam di Jorong Panco, Nagari Langgam Saiyo,...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Detik Detik Iring Iringan Presiden Mesir Disambut Prabowo #shorts #trending
01:23
Video thumbnail
Momen Kedatangan Presiden Mesir di Indonesia, Iring-Iringan Kendaraan Bikin Melongo
08:25
Video thumbnail
Detik-Detik Komisi III DPR Cecar Kapolres soal Dugaan Pengrusakan Kuburan #shorts #trending
02:49
Video thumbnail
Denny Indrayana Sebut Jalur MK Jadi Cara Cepat dan Mudah Berhentikan Gibran
11:20
Video thumbnail
Bedah Putusan MK soal Ijazah Gibran, Denny Indrayana Sebut Hakim Terbagi Dua Kelompok
13:42
Video thumbnail
Berharap MK Beri Kejutan, Kubu Denny Indrayana CS Justru Kecewa Berat dengan Hasil Gugatan Ijazah Gi
09:09
Video thumbnail
Mentan Amran Geram Pegawai Ketahuan Merokok saat Jam Kerja, Panggil Atasanmu
11:05
Video thumbnail
Siap Pasang Badan, Mentan Amran Tak Mau Peternak Berjuang Sendirian
09:27
Video thumbnail
Ide Rehab Napi Narkoba di Pulau Kosong Isinya Cuma Buaya #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Ide Rehab Napi Narkoba di Pulau Kosong Isinya Cuma Buaya
09:29
Video thumbnail
Sidang UU Pemilu Diwarnai Kelakar, Arsul Sani: Saya Jadi Capres Loh Lama-Lama #shorts #trending
01:12
Video thumbnail
Sidang UU Pemilu Diwarnai Kelakar, Arsul Sani: Saya Jadi Capres Loh Lama-Lama
07:13
Video thumbnail
Berharap MK Beri Kejutan, Kubu Denny Indrayana CS Justru Kecewa soal Gugatan Ijazah Gibran
01:29
Video thumbnail
Anggaran Pendidikan Rp824 Triliun, Suahasil Jelaskan soal Sekolah hingga Kuliah Gratis
09:23
Video thumbnail
Lapas Kelebihan Penghuni, Pemerintah Lirik Pulau Kosong Jadi Tempat Rehabilitasi Napi Narkoba
09:38
Video thumbnail
Berkelakar di Sidang MK, Arsul Sani Sentil Sarjana Tanpa Ijazah SMA: Sekolah Ada, Ijazah Tidak
09:53
Video thumbnail
Yusril Persilakan Aparat Usut Kalapas Cibinong hingga Dirjen PAS, Bisa Berujung Pidana?
11:48
Video thumbnail
Menkeu Suahasil Puji BGN, Tata Kelola Program MBG Kini Makin Tertib
09:02
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan, Kalau Sudah Pegang Podium, Bisa Pidato Sampai 3 Jam #shorts
01:56
Video thumbnail
Yusril Tegaskan Presiden dan Wapres Gibran Atasan Kami #shorts #trending
01:11

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

BGN Uji MBG Sistem Prasmanan

Pertamina Pastikan Harga BBM Tetap

PIHPS Catat Harga Pangan Nasional

Gempa M4,6 Guncang Sumba