Begini Kronologi Pegawai Bank Aniaya Customer Resto Milik Herman Herry

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– Kasus penganiyayaan yang dilakukang seorang pegawai Bank berinisial LTF (30) terhadap salah satu customer resto milik anggota DPR RI Fraksi PDIP Herman Herry di Kota Kupang berhasil diringkus Tim Serigala Polsek Kelapa Lima,

Untuk sementara pelaku masih diperiksa penyidik Reskrim Polsek Kelapa Lima. Saat ini pelaku diamankan di Polsek setempat, guna proses lebih lanjut. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi.

- Advertisement -

Sebelumnya aksi pemukulan oleh LTF terhadap korban Deny Ristanto Lambe (25) itu terjadi pada Minggu 28 kemarin pukul 04.00 WITA, di depan Beer and Barrel (B & B) di Jalan Timor Raya, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang dengan.

Setelah menerima laporan dari ayah kandung korban Aris Lambe, Tim kepolisian setempat gercap mengamankan LTF di Kota Kupang. Sementara korban Deni Ristanto Lambe kini masih mendapat perawat di rumah Siloam Kupang.

Desi salah satu kerabat korban mengatakan, awalnya mereka hendak pulang, saat berjalan Deny menyanyi. Sikap itu diduga membuat LTF tak senang sehingga memaki korban.

- Advertisement -

Berselang beberapa menit kemudian terjadilah cekcok mulut dan pelaku langsung melayangkan pukulan dengan menendang korban hingga jatuh. Penganiauaan itu menyebabkan korban mengalami luka robek pada pelipis mata sebelah kiri dan bibir.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP Jemy O. Noke menyebut, saat kejadian pelaku dalam pengaruh alkohol atau miras. Saat ini masih dalam pemeriksaan intensif untuk proses hukum lanjutan.

“Pelaku kita amankan setelah polisi melakukan pengembangan terkait laporan penganiayaan ini. Pelaku sudah dibawa dan diamankan di Polsek Kelapa Lima,” kata Jemy.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

1.084 SPPG Beroperasi, Program MBG di Banten Meluas

JCCNetwork.id-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Banten terus mengalami peningkatan capaian. Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan sekitar 2,9 juta warga telah menjadi penerima manfaat...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER